Malanginspirasi.com – Satu lagi film garapan JeroPoint akan tayang di bioskop seluruh Indonesia. Film horor berjudul ‘Sihir Tanah Kubur’ itu dijadwalkan tayang di layar lebar pada 23 Juli 2026.
‘Sihir Tanah Kubur’ yang diproduksi oleh MVP Pictures di bawah bendera Raam Punjabi, mengangkat tema sihir hitam dan makam terkutuk yang berakar dari cerita viral di masyarakat.
Sinopsis
Setelah ibunya meninggal, Yusuf (Ariyo Wahab), seorang guru agama yang dihormati di desanya, terkejut ketika adiknya, Ashar (Revaldo), memindahkan makam ibu mereka karena sebuah wasiat misterius.
Keputusan Ashar itu membangkitkan teror mistis dari Makam Wurung, sebuah kuburan “belum selesai” yang menyimpan ketidakseimbangan supranatural.
Sebagai informasi, Makam Wurung yang menjadi inti cerita, merupakan cerita rakyat yang beredar di masyarakat Indonesia, khususnya yang berakar dari tradisi Jawa.
Dalam bahasa Jawa, “wurung” berarti batal, gagal, atau tidak jadi.
Makam Wurung merujuk pada kuburan yang dikosongkan. Baik karena jasad yang semula dikubur dipindahkan, dibongkar kembali, atau makam yang sengaja dibuat kosong tanpa dimakamkan jenazah di dalamnya.
Tanah makam yang dikosongkan menciptakan ketidakseimbangan supranatural yang sangat berbahaya. Kuburan yang seharusnya menjadi tempat peristirahatan akhir jiwa menjadi “terbuka” atau “terganggu”, sehingga membuka celah bagi kekuatan gaib, roh gentayangan, atau energi negatif untuk masuk ke dunia nyata.
Baca Juga:
‘Tumbal Proyek’, Film Horor Tentang Mitos Gelap di Proyek Pembangunan
Segera Tayang, Film Horor ‘Jalan Pulang’: Dibintangi Luna Maya, Shareefa Daanish dan Taskya Namya
Karena itu, apa yang dilakukan Ashar membuat keluarga dan warga desa pun terpecah. Ini akan membuat rahasia kelam terungkap, dan ancaman supranatural dapat menghancurkan masa depan mereka.
Film ini mengeksplorasi konsep “sihir tanah kubur” sebagai bentuk media sihir paling mematikan, lahir dari kebencian dan dendam yang tersimpan di alam kubur.
Selain sebagai sutradara, JeroPoint yang sebelumnya sukses dengan ‘Tumbal Proyek’ dan ‘Jalan Pulang’, kembali berkolaborasi dengan SandikaGusti dalam penulisan skenario.







