Sering Keliru, Begini Cara Menentukan Hari Suci Haid Wanita

Malanginspirasi.com – Haid atau menstruasi merupakan hal yang lazim dialami oleh Wanita. Dalam fikih, usia minimal wanita mulai mengalami siklus haid adalah 9 tahun. Ketika sudah mengalami haid maka wanita akan dianggap sudah baligh atau dewasa.

Perlu diketahui, wanita yang sedang dalam masa haid akan masuk kategori hadas besar. Oleh karena itu, wanita perlu memahami bagaimana cara menghitung waktu haid dan waktu suci.

Meskipun wanita yang haid akan mendapatkan waktu “libur” untuk beribadah, wanita juga harus memahami bahwa masa haid ada batasnya. Mereka juga harus bisa membedakannya dengan istihadah.

Umumnya, wanita akan mengalami haid satu kali dalam sebulan.

Akan tetapi ada beberapa kasus di mana wanita bisa mengalami dua kali haid dalam sebulan dan hal itu harus disesuaikan dengan cara perhitungan haid yang benar.

Macam Masa Haid

Dilansir dari nuonline, ada beberapa macam masa haid paling dasar yang harus diketahui wanita.

  1. Minimal Waktu Haid

Batas minimal wanita mengalami haid adalah satu hari satu malam (24 jam). Apabila wanita mengeluarkan darah dan tidak mencapai 24 jam, maka darah tersebut tidak dihukumi sebagai darah haid.

Akan tetapi, darah tersebut akan dihukumi sebagai darah istihadaah, di mana wanita tetap diwajibkan untuk shalat, puasa, dan kegiatan beribadah lainnya.

  1. Umumnya Waktu Haid

Pada umumnya, wanita akan mengalami masa haid selama 6-7 hari. Namun, hal tersebut tidak menutup kemungkinan masa haid akan kurang atau lebih dari 6 atau 7 hari.

  1. Maksimal Waktu Haid

Masa haid paling lama adalah 15 hari 15 malam. Jika darahnya keluar melebihi waktu itu, maka tidak bisa dihukumi sebagai darah haid dan akan dihukumi sebagai darah istihadah.

Sering Keliru, Begini Cara Menentukan Hari Suci Haid Wanita
Ilustrasi wanita yang terlihat bingung dengan siklus haidnya. (Freepik)
Perhitungan Masa Suci

Masa suci di antara dua haid harus dihitung sesuai masa minimal suci dari haid dan bertemu haid berikutnya. Masa-masa suci tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Minimal suci: 15 hari 15 malam.
  2. Maksimal suci: tidak terbatas.
  3. Umumnya suci: 23 atau 24 hari.
Langkah Menghitung Haid

Langkah-langkah menghitung masa haid sampai haid selanjutnya adalah sebagai berikut:

  1. Catat tanggal pertama saat mengeluarkan darah.
  2. Catat hitungan satu hari setelah hari pertama darah keluar.
  3. Catat tanggal saat darah berhenti.
  4. Pastikan masa suci (saat darah berhenti) telah mencapai waktu minimalnya masa suci.

Baca Juga:

Pendonor Haid Bertanya, dr. Yudha: “Boleh Asal Sehat dan Penuhi Syarat”

Apabila setelah 15 hari 15 malam darah kembali keluar darah tersebut dapat dihukumi sebagai darah haid.

Perlu diketahui juga, apabila darah keluar ketika sudah masuk waktu shalat (sudah azan) dan belum melaksanakan shalat tersebut, maka akan dihitung sebagai hutang solat.

Contohnya, seorang wanita haid ketika azan Shalat Zuhur telah bekumandang dan ia belum melaksanakan Shalat Zuhur tersebut, maka ketika ia telah bersuci ia harus menggantinya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *