Astrid Ika Paramitha, Mahasiswa UB Temukan Melon Hitam Pertama di Indonesia

Malanginspirasi.com – Astrid Ika Paramitha, mahasiswa doktoral Universitas Brawijaya (UB) menemukan varietas melon hitam. Dilansir melalui Instagram @jatimpemprov, penemuan mahasiswa pertanian ini menarik perhatian lantaran warna dan bentuknya yang berbeda.

Bila selama ini kita melihat melon berwarna hijau atau kuning, maka kali buah ini hadir dalam warna hitam pekat. Varietas melon hitam temuan Astrid Ika Paramitha ini merupakan hasil riset radiasi sinar gamma pada biji terpilih.

Pertama di Indonesia, melon hitam Astrid Ika Paramitha ini memiliki 5 keunggulan. Di antaranya:

  1. Tahan terhadap penyakit
  2. Daya simpan lama
  3. Rasa manis (tingkat kemanisan/brix hingga 15)
  4. Tekstur buah renyah
  5. Punya sifat genetik dominan
Mengukur kepekatan warna hitam pada melon. (@jatimpemprov)

Sementara itu, ada 2 varietas melon yang menjadi favorit Astrid. Pertama Broken White untuk melon hitam sembur putih. Kemudian yang kedua dinamai Sawwad Melon untuk melon hitam mengkilap. Kata sawwad sendiri diambil dari bahasa Arab yang artinya hitam mengkilap.

Melon dark Malang ini tidak hanya unik. Namun dengan kelebihannya ia punya daya saing global. Sehingga bisa menjadi varietas baru kebanggaan Indonesia.

Ini adalah melon hitam kedua didunia setelah Prancis yang diberi nama varietas Noir Des Carmes. Sementara itu, varietas asal Malang ini dikembangkan di green house milik kelompok petani Maduskismo I, Pakisaji, Kabupaten Malang.

Dari hasil berbagai mutasi warna dan bentuk, ada tiga belas tanaman yang menonjol dan berwarna hitam.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *