Malanginspirasi.com – Mars, Planet Merah yang dulunya kaya air, mungkin masih menyimpan cadangan air cair tersembunyi di bawah tanah permukaannya. Temuan ini didasarkan pada penelitian terbaru yang dipimpin oleh Dr. Weijia Sun dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, Dr. Hrvoje Tkalčić dari The Australian National University, Dr. Marco G. Malusà dari Universitas Milano-Bicocca, dan Dr. Yongxin Pan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok.
Para ilmuwan ini menggunakan data dari misi InSight NASA, yang telah merekam aktivitas seismik di Mars sejak pendaratannya.
Dengan menganalisis gelombang seismik yang dihasilkan oleh dua tumbukan meteor besar (S1000a dan S1094b) serta gempa Mars terbesar yang pernah tercatat (S1222a), mereka mampu memetakan struktur kerak Mars.
Hasil analisis mengungkapkan anomali yang mengejutkan. Pada kedalaman 5,4 hingga 8 kilometer di bawah permukaan, terjadi penurunan signifikan dalam kecepatan gelombang seismik. Penurunan ini, yang disebut “anomali kecepatan gelombang geser rendah,” sering kali dikaitkan dengan keberadaan air cair.
Tim peneliti meyakini perlambatan gelombang seismik ini bisa disebabkan oleh air cair yang terperangkap dalam batuan berpori di kerak atas Mars. Mereka memperkirakan volume air di wilayah ini setara dengan lapisan air setebal 520 hingga 780 meter jika tersebar merata di seluruh planet.
Jumlah ini signifikan dan menunjukkan bahwa Mars mungkin masih menyimpan cadangan air bawah tanah yang besar.
Namun, para peneliti menekankan, temuan ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dari satu titik di Mars, yaitu lokasi pendaratan InSight. Struktur kerak dapat bervariasi di seluruh planet. Pengukuran lebih lanjut dari lokasi lain diperlukan untuk mengkonfirmasi sejauh mana air tersembunyi di Mars.
Cadangan Air
Perlu dicatat pula bahwa perhitungan mereka tidak memperhitungkan air purba yang mungkin masih terperangkap jauh di dalam kerak Mars, yang berarti potensi cadangan air yang ada bisa jadi lebih besar dari perkiraan.

Penemuan ini sangat penting tidak hanya untuk memahami masa lalu Mars, tetapi juga untuk masa depannya. Air cair sangat penting bagi kehidupan. Dan menemukannya di Mars akan menjadi langkah besar menuju pemahaman apakah kehidupan pernah ada—atau mungkin ada—di Planet Merah.
Misi di masa depan dengan seismometer yang lebih canggih diharapkan dapat membantu mengkonfirmasi keberadaan air ini. Juga mengungkap lebih banyak rahasia yang tersembunyi di bawah permukaan Mars.
Terobosan ini membawa kita lebih dekat untuk memecahkan salah satu misteri terbesar Mars: nasib airnya dan potensinya untuk mendukung kehidupan.







