Malanginspirasi.com – Di tengah era kerja hybrid yang semakin menuntut mobilitas, Huawei turut meriuhkan pasar gadget dengan MatePad 12X (2026). Tablet ini bukan sekadar perangkat hiburan, melainkan “kantor berjalan” yang dirancang untuk profesional kreatif dan pekerja kantor. Diluncurkan secara global akhir 2025, perangkat ini seperti PC atau laptop dalam bentuk lebih ringkas.
Peluncuran di Filipina pada November 2025 menjadi indikasi kuat bahwa Indonesia tak lama lagi menyusul.
Huawei Indonesia telah mengonfirmasi ketersediaan melalui situs resmi mereka, dengan pre-order kemungkinan dibuka Januari 2026.
“Ini adalah tablet 4-in-1 yang sempurna untuk produktivitas sehari-hari,” kata seorang perwakilan Huawei dalam acara peluncuran regional.
Harga di pasar Filipina mencapai sekitar P37,999 (setara Rp8-9 juta), dan di Indonesia diprediksi serupa, dengan bundling aksesori seperti stylus dan keyboard untuk menarik konsumen.
Desain MatePad 12X 2026 menonjol dengan bodi unibody all-metal. Dengan tebal hanya 5,9 mm dan bobot 550 gram, membuatnya mudah dibawa ke mana saja.
Layarnya 12 inci dengan teknologi Ultra-clear PaperMatte Display, resolusi 2.8K (2800 x 1840 piksel), refresh rate 144 Hz, dan kecerahan hingga 1.000 nits.
Fitur anti-glare dan anti-reflection mengurangi pantulan cahaya hingga 99%, ideal untuk kerja outdoor atau di bawah lampu terang.
“Layar ini seperti kertas sungguhan. Nyaman untuk mata saat membaca atau menggambar berjam-jam,” ujar seorang reviewer teknologi di YouTube.
Ditenagai HarmonyOS 4.2 (dengan upgrade ke 4.3 di 2026), tablet ini mendukung multitasking PC-level melalui aplikasi seperti WPS Office dan GoPaint. Prosesor Kirin (varian terbaru), RAM hingga 12 GB, dan storage 256 GB memastikan performa lancar untuk editing video, desain grafis, atau meeting virtual.
Baterai 10.100 mAh tahan hingga 14 jam pemakaian, dengan pengisian cepat 66W yang mengisi penuh dalam 85 menit. Sementara kamera belakang 13 MP + 8 MP ultrawide dan depan 8 MP cocok untuk scan dokumen atau video call.
Baca Juga:
Kacamata Pintar AI, Tren Terbaru yang Jadi Rebutan di Bisnis Teknologi Cina
Sejarah Mengagumkan Supercomputer 1936 yang Kini Berkembang Menjadi Laptop dan AI
Aksesori pendukung seperti M-Pencil Pro (dengan 16.384 level sensitivitas tekanan) dan Smart Magnetic Keyboard mengubahnya menjadi laptop mini.
Meski demikian, tantangan tetap ada: Karena sanksi AS, akses ke Google Play Store terbatas, meski AppGallery Huawei menawarkan alternatif.
“Ini bagus untuk ekosistem Huawei, tapi pengguna Android murni mungkin perlu adaptasi,” kata seorang analis gadget di TikTok.
Dengan persaingan ketat dari iPad dan Samsung Galaxy Tab, MatePad 12X (2026) menargetkan segmen mid-to-high end di Indonesia, di mana permintaan tablet produktivitas melonjak pasca-pandemi. Huawei berharap fitur AI dan desain premium ini bisa menarik generasi muda pekerja. Apakah ini akan menjadi game-changer? Pasar Indonesia akan segera membuktikannya.








