Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia

Malanginspirasi.com – Pemain legendaris AC Milan Franco Baresi meninggal dunia pada hari Jumat, 31 Juli 2026, pada usia 66 tahun.

Eks kapten AC Milan dan pemenang Piala Dunia 1982 bersama Italia ini pensiun dari sepak bola Italia setelah lama berjuang melawan penyakit. Ia menjalani operasi untuk nodul paru-paru pada tahun 2025.

Kabar kematiannya datang dua hari setelah AC Milan membantah rumor prematur yang beredar online.

Klub menjelaskan bahwa Baresi sedang mengalami masa sulit dan meminta penghormatan untuk keluarganya. Pada pagi hari tanggal 31 Juli, surat kabar olahraga utama Italia mengkonfirmasi kematian mantan bek tersebut.

Franco Baresi mendedikasikan seluruh karier profesionalnya untuk Rossoneri.

Ia bermain sebanyak 719 pertandingan untuk AC Milan, memenangkan enam gelar liga dan tiga Piala Eropa, diikuti oleh Liga Champions.

Baresi mengenakan ban kapten selama lima belas musim, menjadi simbol salah satu tim terkuat dalam sejarah sepak bola.

Kariernya dimulai di akademi muda Unione Sportiva Oratorio di Travagliato, di provinsi Brescia.

Ia bergabung dengan akademi muda AC Milan pada tahun 1974 dan melakukan debutnya di Serie A pada 23 April 1978, di bawah asuhan Nils Liedholm.

Keanggunan, kesadaran posisi, dan kemampuan memimpin lini pertahanan menjadikannya tolok ukur. Baresi memainkan peran libero dengan gaya modern, berdasarkan antisipasi dan permainan membangun serangan.

Di bawah Arrigo Sacchi, ia menjadi pemimpin pertahanan yang membawa AC Milan meraih gelar Eropa pada tahun 1989 dan 1990. Ia tetap menjadi figur kunci bahkan selama era Fabio Capello, selama rentetan kemenangan baru Rossoneri.

Baresi memainkan 81 pertandingan untuk tim nasional Italia.

Baca Juga:

AC Milan Resmi Rekrut Bek Muda Asal Prancis, Sankhoun Diawara

Kevin Keegan, Legenda Timnas Inggris dan Liverpool, Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

Pada tahun 1982, ia menjadi bagian dari tim yang memenangkan Piala Dunia di Spanyol, meskipun ia tidak tampil dalam turnamen tersebut.

Dua belas tahun kemudian, ia menjadi tokoh kunci di Piala Dunia di Amerika Serikat.

Setelah menjalani operasi meniskus selama kompetisi, ia pulih dengan cepat dan kembali ke lapangan untuk final melawan Brasil.

Penampilannya tetap menjadi salah satu gambar paling kuat dari turnamen itu, meskipun ia melakukan kesalahan dalam adu penalti final.

Ia pensiun dari bermain pada tahun 1997. AC Milan memutuskan untuk memensiunkan nomor punggung 6 miliknya, sebuah penghargaan yang diberikan kepada sosok yang telah menjadi tak terpisahkan dari sejarah klub.

Pada tahun-tahun berikutnya, Baresi tetap menjadi bagian dari dunia Rossoneri, akhirnya menjadi wakil presiden kehormatan.

Kematiannya menutup babak penting dalam sepak bola Italia dan memiliki dampak mendalam pada Milan, AC Milan, dan daerah Brescia tempat ia memulai kariernya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *