3.050 Atlet dari Berbagai Daerah Bersaing di Open Turnamen Karate Piala Panglima TNI

Malanginspirasi.com –   Sebanyak 3.050 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Open Turnamen Karate Piala Panglima TNI yang berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang.

Kejuaraan tersebut resmi dibuka Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., Senin (28/9/2026).

Turnamen yang berlangsung hingga Rabu (30/9/2026) itu diikuti 152 kontingen dari berbagai penjuru Nusantara. Peserta datang dari Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi, Sumatra, hingga sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Para atlet akan bertanding dalam 2.340 kelas pertandingan yang terbagi dalam sejumlah kelompok usia. Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme terhadap kejuaraan karate yang digelar secara rutin tersebut.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun mengatakan Open Turnamen Karate Piala Panglima TNI tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat persatuan dan sinergi antara TNI, Polri, serta masyarakat melalui olahraga.

Baca Juga:

Gelar Kejurnas Karate, UMM Bangun Kecerdasan Fisik dan Mental di Momen Hardiknas 2026

Menurutnya, kejuaraan tersebut juga memiliki peran dalam pembinaan generasi muda agar semakin mencintai olahraga sekaligus memiliki kesempatan mengembangkan prestasi hingga tingkat nasional dan internasional.

Pangdivif 2 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., saat membuka Open Turnamen Karate Piala Panglima TNI (Toski)

“Kompetisi ini dirancang sangat inklusif dengan merangkul berbagai kelompok usia guna menjaring bibit-bibit atlet potensial sejak dini,” ujar Primadi.

Kategori pertandingan dalam turnamen tahun ini mencakup kelompok usia dini, mulai dari tingkat PAUD dan anak-anak. Sementara kategori remaja dan dewasa diarahkan sebagai bagian dari pembinaan prestasi lanjutan.

Panitia juga menyediakan kategori veteran bagi peserta berusia di atas 45 tahun. Dengan cakupan kelompok usia tersebut, kejuaraan ini tidak hanya menjadi arena persaingan atlet muda, tetapi juga membuka ruang bagi peserta dari berbagai jenjang usia.

Primadi berharap seluruh atlet yang ambil bagian dapat terus meningkatkan kemampuan dan prestasi, sekaligus menjaga semangat juang serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

“Penyelenggaraan turnamen ini sekaligus menjadi bagian dari bentuk perkhidmatan TNI dalam membangun prestasi olahraga nasional serta memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI,” tukasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *