ISJ dan UMM Jalin Kerja Sama Strategis Penanganan Kesehatan Mental dan Krisis Psikologis

Komunitas7 views

Malanginspirasi.com  — Indonesia Sehat Jiwa (ISJ) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) guna memperkuat layanan kesehatan mental berbasis riset ilmiah dan pencegahan krisis psikologis.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua ISJ Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia, Sofia Ambarini, S.Kom., M.M., bersama Ketua Prodi Doktor Psikologi UMM, Prof. Dr. Tulus Winarsunu, M.Si.

Kolaborasi ini berfokus pada penelitian mendalam untuk mengidentifikasi faktor risiko krisis jiwa serta merancang model intervensi berbasis bukti ilmiah (evidence-based practice) yang sesuai dengan budaya lokal.

Baca Juga:

Rektor UMM Tekankan Komitmen Kampus Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan pada Pesmaba

Selain itu, para pakar psikologi tingkat doktor dari UMM akan memberikan supervisi klinis dan penguatan kapasitas bagi para relawan ISJ yang menjadi garda terdepan penanganan krisis.

Sinergi tersebut juga diwujudkan melalui program pengabdian masyarakat, seperti pelatihan Psychological First Aid (PFA), kampanye edukasi, serta optimalisasi program Peer Buddy dan Pojok Curhat untuk mengikis stigma gangguan jiwa.

Langkah lanjutan yang telah disiapkan mencakup penyusunan modul pendampingan krisis, penyelenggaraan simposium ilmiah, dan perluasan pelatihan pertolongan pertama psikologis bagi kelompok rentan.

Tingkatkan Kapasitas Relawan dan Pendamping Komunitas

Kerja sama ini juga mencakup kegiatan supervisi dan pendampingan klinis.

Para akademisi dan pakar psikologi dengan kompetensi di tingkat doktor akan terlibat dalam memberikan arahan, supervisi, serta penguatan kapasitas kepada para fasilitator dan relawan yang tergabung dalam Indonesia Sehat Jiwa.

Langkah ini dinilai penting karena para relawan sering kali menjadi garda terdepan dalam memberikan dukungan awal kepada individu yang mengalami masalah psikologis.

Kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat dapat semakin meningkat dan sesuai dengan standar profesional yang berlaku dengan mendapatkan pendampingan dari para ahli.

Selain itu, program peningkatan kapasitas ini juga bertujuan membangun sumber daya manusia yang lebih kompeten dalam menangani berbagai situasi krisis psikologis di lingkungan masyarakat.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *