Malanginspirasi.com – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi mengoperasikan Gedung Kuliah Bersama (GKB) 5 pada Kamis (11/6/2026).
Seremoni ini menjadi momen pertama kalinya kampus putih menggelar peresmian gedung secara formal.
Acara ini berlangsung tepat setelah agenda groundbreaking Pabrik Infus PT Suryavena Farma Indonesia di lahan milik UMM di pagi harinya.
Pembangunan GKB 5 sendiri memakan waktu selama dua tahun, dimulai sejak 2023 dan sudah mulai digunakan secara bertahap pada 2025 lalu.
Berbeda dengan empat GKB sebelumnya yang digunakan oleh berbagai fakultas, GKB 5 yang berlokasi di area RS UMM ini akan dikhususkan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran serta Fakultas Ilmu Kesehatan.
Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., mengungkapkan rasa bangganya karena gedung megah berwarna putih ini dibangun secara mandiri. Mulai dari tahap desain, perencanaan, hingga proses konstruksi.
Baca Juga:
“Semuanya dikerjakan secara swadaya dan swakelola oleh tim internal UMM dengan pendampingan beberapa konsultan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Prof Nazaruddin mengatakan bahwa suatu kebanggaan bahwa gedung dapat diresmikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yaitu Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si..
“Karena memang di UMM ini nampaknya belum pernah ada peresmian gedung, secara serius itu belum ada. Ini baru kali pertama sebuah gedung jadi lalu diupacarakan seperti ini dan dihadiri oleh banyak undangan,” katanya dalam sambutan.
“Nah mudah-mudahan ini sekaligus doa bagi kita semua dan UMM khususnya untuk terus berani maju terus ke depan, memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa,” lanjutnya.
Prosesi penandatangan dilakukan oleh Prof Haedar disaksikan oleh sejumlah tokoh termasuk Ketua BPH UMM sekaligus Penasehat Presiden bidang Haji Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP., Wakil Menteri Dikti Saintek Prof. Fauzan, M.Pd., kemudian Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., dan Wakil Bupati Kabupaten Malang Dra. Latifah Sohib.







