Malanginspirasi.com – Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (MCEBI PTMA) menyelenggarakan Studentpreneur Bootcamp 2026, program pengembangan kewirausahaan untuk membangun karakter, kompetensi, serta jejaring bisnis mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.
Bertema “Entrepreneurial Mindset & Business Networking, Strategi Mengelola Bisnis Berkelanjutan”, kegiatan dimulai hari ini dan berakhir 19 Juli 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Taman Rekreasi Sengkaling, Malang.
Studentpreneur Bootcamp 2026 merupakan wadah pembinaan mahasiswa mengembangkan kemampuan kewirausahaan sekaligus mendorong lahirnya generasi entrepreneur muda yang inovatif, beretika, dan mampu menciptakan lapangan kerja.
Program ini adalah bagian dari komitmen MCEBI PTMA memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa lewat pelatihan, pendampingan, kompetisi, hingga peluang business matching.
Ketua MCEBI PTMA, Dr. Endang Rudiatin, M.Si., mengatakan penyelenggaraan Studentpreneur Bootcamp yang memasuki tahun keempat ini memberi banyak pelajaran terkait arah perkembangan usaha mahasiswa.
“Dari empat kali penyelenggaraan bootcamp, kami melihat produk mahasiswa banyak bergerak di bidang kuliner. Tetapi sekarang mulai berkembang menjadi produk yang lebih kreatif dengan memanfaatkan potensi lokal, seperti ubi ungu, jagung, dan bahan pangan daerah lainnya. Mereka tidak lagi hanya bergantung pada tepung terigu,” paparnya.
Baca Juga:
Fakultas Pendidikan Sains dan Humaniora Sebagai Transformasi FKIP, Rektor UMM Beri Imbauan Ini
Transformasi FKIP UMM Menjadi Fakultas Pendidikan Sains dan Humaniora, Ini Visi Besar Dekan
Turut berpartisipasi dalam kegiatan adalah studentpreneur dari 40 Lembaga Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan PTMA beserta perwakilan PTMA se-Indonesia.
Setiap perguruan tinggi mengirimkan dua unit usaha mahasiswa dan satu orang pendamping mengikuti rangkaian pelatihan intensif serta kompetisi bisnis yang telah dipersiapkan panitia.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan memperoleh berbagai materi strategis yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Materi tersebut termasuk branding dan packaging untuk Agripreneur Muda, peluang industri pariwisata dan ekonomi kreatif, konten kreator dan digital marketing, hingga tahapan menjadi eksportir.
Tak hanya itu, peserta juga akan mengikuti sesi mentoring bersama praktisi, seminar inspiratif, diskusi interaktif, penjurian proposal bisnis, video promosi, serta display produk yang akan dinilai oleh dewan juri profesional.
Perluasan Jejaring Para Wirausahawan Muda
Selain ajang peningkatan kapasitas, Studentpreneur Bootcamp 2026 juga membuka kesempatan bagi peserta memperluas jejaring dengan pelaku industri, pemerintah, investor, dan sesama entrepreneur muda.
Peserta berpeluang memperoleh kolaborasi dan dukungan dalam pengembangan bisnis yang telah mereka rintis melalui mekanisme business matching,
MCEBI PTMA berharap penyelenggaraan Studentpreneur Bootcamp 2026 dapat menjadi langkah nyata dalam mencetak entrepreneur muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi maupun sosial, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Harapannya, program ini mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.







