Malanginspirasi.com – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., beri apresiasi Inovasi paket herbal pengentasan anemia dan penurun residu mikroplastik karya Guru Besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P.di pameran Studentpreneur Bootcamp 2026.
Produk unggulan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Produk Halal (P3 Halal) UMM tersebut dipamerkan dalam ajang nasional besutan Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) di Hall GKB IV Lantai 9 UMM, Jumat (17/7/2026).
Mentan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan kesehatan berbasis bahan baku lokal tersebut karena dinilai sangat solutif.
Ia menilai hilirisasi riset yang memanfaatkan potensi alam nusantara ini memiliki dampak langsung yang sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat luas.
“Wah, ini joss sekali inovasinya! Pemanfaatan bahan lokal seperti mawar dan bayam merah untuk mengatasi anemia sekaligus membersihkan tubuh dari mikroplastik adalah langkah cerdas yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” pujinya.
Baca Juga:
Simak Inovasi Pangan Racikan Prof. Elfi UMM, Sukses Sulap Riset Jadi Produk Siap Saji
Pameran Dua Duo HOME Ajak Anak Muda Kota Malang Turut Apresiasi Seni
Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. menjelaskan pengembangan inovasi pengobatan anemia ini terwujud berkat pendanaan riset terapan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) senilai Rp318 juta.
Penyembuhan dilakukan lewat dua jalur utama, yakni peningkatan sistem imunitas melalui kombinasi ekstrak mawar dan jahe merah, serta peningkatan kadar zat besi (Fe) menggunakan suplemen bubuk mawar dan bayam merah.
“Jadi saya menggunakan dua jalur untuk mengatasi anemia. Pertama, meningkatkan imunitas. Kedua, kapsul ini isinya bubuk mawar dan bayam merah yang mengandung Fe untuk meningkatkan hemoglobin,” katanya.
Ketiga varian produk penyembuh anemia tersebut meliputi Suplemen Zat Besi+ Antioksidan, minuman Roseit, dan Elvibers go-herbal Mawar Plus Jahe Merah.
Ia memaparkan bahwa mayoritas pasien mengalami peningkatan sel darah merah hingga mencapai angka normal hanya dalam waktu satu bulan berdasarkan hasil uji klinis oleh tenaga kesehatan terhadap 33 penderita anemia sedang dan berat.
“Alhamdulillah, setelah mengonsumsi tiga paket ini selama empat minggu, 85 persen penderita anemia kadar hemoglobinnya kembali normal,” tegasnya.
Khasiat suplemen herbal ini rupanya tidak berhenti pada penanganan anemia semata.
Berdasarkan pengujian praklinis lanjutan pada tahun ini, menemukan fakta bahwa inovasinya juga terbukti ampuh membersihkan zat berbahaya dari dalam tubuh serta melindungi fungsi organ vital.
“Tahun ini saya meriset kembali, ternyata suplemen ini juga bisa menurunkan residu mikroplastik yang sedang ramai, serta membantu mencegah kerusakan hati dan ginjal,” ungkapnya.
Ragam Inovasi Hilirisasi
Selain ekstrak mawar, P3 Halal UMM turut menghadirkan inovasi hilirisasi lain, termasuk kopi rempah, beras analog tinggi protein untuk balita stunting, serta beras analog kaya kalsium bagi ibu hamil.
Kehadiran ragam inovasi pangan fungsional ini menjadi bukti konkret bahwa perguruan tinggi merupakan motor penggerak lahirnya solusi kebangsaan.
Harapannya karya akademik ini dapat terus mendapat dukungan penuh dan segera diproduksi massal oleh industri, sehingga mampu memberikan manfaat nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan bergizi serta memperkuat ekosistem industri halal di Indonesia







