Mahasiswa FTAB UB Ciptakan Inovasi Keren Dukung UMKM, Pantau Lele Cukup Lewat HP

Pendidikan35 views

Malanginspirasi.com – Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M) Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) Tahun 2026 kembali menghadirkan inovasi teknologi tepat guna lewat implementasi sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) pada budidaya ikan lele milik UMKM Namazu Bites di RW 09, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kelompok 52 FTAB UB  mengembangkan inovasi tersebut sebagai solusi permasalahan pemantauan kualitas air yang selama ini masih dilakukan manual.

Kondisi tersebut membuat perubahan kualitas air sering terlambat diketahui dan berpotensi memengaruhi pertumbuhan ikan lele.

Kelompok 52 FTAB UB yang menciptakan inovasi di Program 3M (FTAB UB)

Sistem yang diterapkan mampu memantau lima parameter penting secara real-time, meliputi suhu, pH, kadar amonia, Total Dissolved Solids (TDS), dan tingkat kekeruhan air.

Lewat sistem ini, mitra dapat mengambil keputusan pengelolaan kolam secara lebih cepat, akurat, dan efisien.

Selain implementasi alat, mahasiswa juga melaksanakan pelatihan, pendampingan pengoperasian, serta penyusunan media edukasi digital untuk meningkatkan pemahaman mitra terhadap pemanfaatan teknologi budidaya.

Dukung Pencapaian SDGs

Pelaksanaan program ini turut mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan / Sustainable Development Goals (SDGs).

Penerapan sistem monitoring berbasis IoT menjadi implementasi SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure).

Pengawasan kualitas air secara berkala juga berkontribusi terhadap SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dan SDG 15 (Life on Land).

Baca Juga:

Program Dokar, FTAB UB Dukung UMKM di Situbondo dengan Smart Vacuum Sealer

Sementara kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, Kelurahan Tlogomas, dan UMKM Namazu Bites mencerminkan SDG 17 (Partnerships for the Goals).

Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Dr. Dewi Maya Maharani, S.TP., M.Sc. menyampaikan bahwa inovasi ini dirancang agar mudah diadopsi oleh masyarakat.

“Kami mendorong mahasiswa untuk menghadirkan teknologi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan. Sistem monitoring ini kami desain agar sederhana, mudah dioperasikan, dan sesuai dengan kebutuhan nyata mitra pembudidaya. Harapannya, mitra mampu mandiri dalam menjaga kualitas air sehingga produktivitas budidaya meningkat,” ujar Dr. Dewi Maya Maharani.

Senada dengan itu, DPL Prof. Dr. Siti Asmaul Mustaniroh, S.TP., M.P. menambahkan bahwa program 3M menjadi wadah pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.

“Melalui Program 3M, mahasiswa belajar langsung mengidentifikasi masalah di lapangan dan menghadirkan solusi berbasis teknologi. Kolaborasi dengan UMKM Namazu Bites ini adalah contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui inovasi tepat guna,” ungkap Prof. Siti Asmaul.

Apresiasi Mitra dan Raih Juara I Expo 3M

Ketua RW 09 sekaligus pemilik UMKM Namazu Bites, Sukaryono, memberikan apresiasi positif terhadap program ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya sistem IoT ini. Sebelumnya kami harus mengecek air secara manual, sekarang kondisi kolam bisa dipantau kapan saja lewat HP. Ini sangat efektif dan efisien untuk budidaya lele kami,” Bapak Sukaryono.

Senada dengan Sukaryono, pemilik kolam yang menjadi lokasi implementasi, Yudi, juga menyampaikan bahwa pendampingan mahasiswa sangat membantu.

“Mahasiswa tidak hanya memasang alat, tetapi juga melatih kami cara membaca data di aplikasi, cara merawat sensor, dan cara mengambil keputusan dari hasil monitoring. Jadi kami bisa mengoperasikan sendiri secara mandiri,” jelas Yudi.

Keberhasilan implementasi ini juga mendapatkan apresiasi di tingkat fakultas dengan raihan Juara I pada Expo Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M) FTAB Universitas Brawijaya Tahun 2026.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan memiliki keunggulan dari sisi inovasi, implementasi, dan potensi keberlanjutan dalam mendukung pengembangan budidaya perikanan berbasis teknologi.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *