FIFA Tak Berniat Gantikan Iran dengan Italia

Malanginspirasi.com – FIFA tidak berencana mengganti Iran dengan Italia di Piala Dunia musim panas ini, setelah utusan khusus Presiden AS Donald Trump menyampaikan usulan tersebut beberapa waktu lalu.

“Saya mengkonfirmasi bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,” begitu kata utusan khusus AS Paolo Zampolli mengatakan kepada Financial Times.

Dia mengatakan dirinya  adalah warga negara Italia dan bermimpi  melihat Azzurri di turnamen yang diselenggarakan AS.

“Dengan empat gelar, mereka memiliki rekam jejak yang cukup untuk membenarkan keikutsertaan,” lanjutnya.

FIFA tidak berkomentar secara resmi tentang usulan Zampolli tetapi menyoroti pernyataan yang dibuat oleh presiden FIFA Gianni Infantino pekan lalu.

Infantino mengatakan Iran tetap berpartisipasi.

FT melaporkan bahwa rencana Zampolli diusulkan untuk meredakan ketegangan antara AS dan Italia setelah Perdana Menteri Giorgia Meloni mengkritik Trump atas komentarnya terhadap Paus Leo XIV.

Juara empat kali Italia gagal lolos ke Piala Dunia ketiga berturut-turut setelah kekalahan play-off kualifikasi melawan Bosnia dan Herzegovina bulan lalu.

Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles masing-masing pada 15 dan 21 Juni, dan Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Turnamen, yang dimulai pada 11 Juni, diselenggarakan oleh AS, Kanada, dan Meksiko.

Baca Juga:

Hoaks, FIFA Tunjuk Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Berdasarkan aturan FIFA, badan pengatur dunia memiliki  kewenangan penuh tentang apa yang terjadi jika sebuah tim mengundurkan diri atau dikeluarkan dari kompetisi.

Pasal enam dari Piala Dunia Peraturan tersebut juga menyatakan FIFA dapat memutuskan untuk mengganti Asosiasi Anggota yang bersangkutan dengan asosiasi lain.

“Kami berharap pada saat itu situasinya akan damai. Itu pasti akan membantu. Tetapi Iran harus datang jika mereka ingin mewakili rakyat mereka. Mereka telah lolos kualifikasi, dan mereka sebenarnya juga tim yang cukup bagus. Mereka benar-benar ingin bermain, dan mereka harus bermain. Olahraga seharusnya berada di luar politik,” begitu pernyataan Infantino.

Pada bulan Maret, setelah kunjungan ke tim Iran di Turki, Infantino mengkonfirmasi bahwa pertandingan mereka tetap di AS sesuai jadwal.

Federasi sepak bola Iran mengatakan sedang  bernegosiasi dengan FIFA untuk memindahkan pertandingan negara tersebut ke Meksiko.

Pada hari Rabu, Al Jazeera melaporkan bahwa juru bicara pemerintah Fatemeh Mohajerani mengatakan Iran “sepenuhnya siap” untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Zampolli mengajukan permintaan serupa kepada FIFA untuk Piala Dunia 2022 di Qatar ketika ia menjadi duta besar PBB.

Pada bulan Maret, Iran mengatakan tidak akan ikut serta dalam turnamen tersebut, dengan alasan kekhawatiran keamanan setelah serangan udara AS dan Israel.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *