Malanginspirasi.com – Torino menahan imbang Inter Milan 2-2 oleh Torino sehingga keunggulan mereka di puncak klasemen berkurang menjadi 10 poin meski masih bisa merayakan Scudetto pekan depan tanpa harus turun ke lapangan.
Nerazzurri berada di jalur kemenangan di Stadio Olimpico Grande Torino malam ini ketika unggul 2-0 dengan gol dari Marcus Thuram dan Yann Bisseck.
Scudetto sudah dipastikan jika mereka mengalahkan mantan klub Cristian Chivu, Parma, Minggu malam mendatang di San Siro, yang akan menjadi skenario yang tepat untuk momen puncaknya.
Namun, tim asal Milan ini sudah bisa merayakannya pertandingan dimulai.
Jika Milan kalah dari Juventus malam ini (atau melawan Sassuolo pekan depan) dan Napoli juga kalah tandang melawan Como pada hari Sabtu, secara matematis akan mustahil bagi mereka untuk mengejar pemimpin klasemen.
Baca Juga:
Inter Milan Siap Tampung Julian Brandt
Pada pertandingan tersebut, Yann Bisseck menandai kembalinya setelah cedera.
Sundulannya membuka skor di Olimpico Grande Torino, dan bek Jerman itu memberikan penilaian pasca pertandingan.
Menurutnya, Inter tidak perlu kebobolan.
“Hari ini kami tidak bermain bagus di babak kedua, mungkin karena kelelahan. Salut untuk Torino, tetapi tim seperti kami yang sudah unggul 2-0 seharusnya tidak membiarkan diri mereka tersusul,” katanya.
Mengenai golnya, Bisseck memberikan penjelasan yang sederhana dan menyenangkan.
“Sebagai pemain tinggi, penting untuk menjadi faktor dalam bola mati. Tinggi badan sangat membantu,” katanya sambil tersenyum, melalui FCInterNews.







