Semifinal Liga Champions: Arsenal Wajib Punya Gebrakan Mematikan di Kandang Atletico Madrid

Malanginspirasi.com – Arsenal harus melakukan gebrakan  jika mereka ingin meraih keunggulan di leg pertama semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid pada Kamis 30 April dini hari.

Pasukan Mikel Arteta telah tiba di ibu kota Spanyol untuk bersiap menghadapi pertandingan besar melawan tim asuhan Diego Simeone, yang menyingkirkan Barcelona dari perempat final Liga Champions.

Sementara itu, The Gunners mengalahkan Sporting Lisbon 1-0 untuk mendapatkan tiket ke babak semifinal untuk tahun kedua berturut-turut, sesuatu yang belum pernah dilakukan tim Arsenal sebelumnya.

Mikel Arteta juga merancang kemenangan luar biasa 4-0 atas Atletico Madrid di fase liga kompetisi, tetapi Rojiblancos secara tradisional merupakan tim yang berbeda di kandang sendiri pada babak gugur.

Bahkan, jika Arsenal berhasil meraih kemenangan, mereka akan menjadi tim Liga Premier pertama yang pernah memenangkan pertandingan babak gugur Liga Champions di kandang Atletico Madrid.

Baik di Vicente Calderon maupun Estadio Metropolitano, Atletico Madrid telah menghadapi klub-klub Inggris sebanyak enam kali dalam pertandingan babak gugur Liga Champions.

Atletico mencatatkan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang dalam rangkaian tersebut.

Baca Juga:

Arsenal dan Bayern Munchen Lolos Semifinal Liga Champions

Menariknya, keenam pertandingan tersebut juga melawan tim-tim Liga Premier yang berbeda.

Tim tersebut adalah  Chelsea, Manchester City, Liverpool, Manchester United, Leicester City, dan yang terbaru Tottenham Hotspur.

Tim asuhan Simeone secara mengesankan mengalahkan Spurs 5-2 di leg pertama babak 16 besar, sementara Liverpool (2019-20) dan Leicester City (2016-17) sama-sama menderita kekalahan 1-0 di laga tandang melawan Atletico.

Hasil imbang 0-0 dengan Chelsea pada 2013-14 memulai rangkaian tersebut bagi raksasa Spanyol itu, yang juga bermain imbang 1-1 dengan Man Utd di babak 16 besar 2021-22 dan 0-0 dengan Man City di perempat final edisi yang sama.

Namun, Arsenal tidak perlu menang untuk menyamai rekor klub mereka sendiri.

Kai Havertz cs hanya butuh satu hasil imbang atau kemenangan untuk menyamai rekor terbaik sepanjang masa mereka yaitu 13 pertandingan Liga Champions berturut-turut tanpa kekalahan, yang mereka raih selama perjalanan mereka ke final pada musim 2005-06.

Deretan Pemain Absen

Manajer The Gunners mengkonfirmasi bahwa Eberechi Eze dan Riccardo Calafiori keduanya fit dan siap bermain, tetapi Kai Havertz absen karena cedera yang dideritanya saat melawan Newcastle United.

Selain itu, Jurrien Timber masih absen, dan Arteta tidak dapat memberikan perkiraan waktu kembalinya pemain Belanda itu ke lapangan.

“Kami belum tahu,” jawab Arteta ketika ditanya kapan Timber bisa kembali.

“Saat ini dia sedang menunjukkan performa bagus di lapangan, tetapi kita perlu meningkatkan performa dan mampu melakukan lebih banyak hal sebelum dia bisa bersaing dengan kita,” kata dia.

Pemain Spanyol itu juga menolak berkomentar mengenai laporan yang menghubungkan Arsenal dengan Julian Alvarez dari Atletico, yang sudah mencetak sembilan gol di Liga Champions musim ini.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *