Malanginspirasi.com – Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 19 November hingga 13 Desember 2026.
Pengumuman ini disampaikan FIFA bersama Local Organising Committee (LOC) Qatar pada 29 April 2026. Hal ini menjadikan Qatar sebagai tuan rumah edisi kedua berturut-turut setelah sukses menggelar turnamen edisi 2025 dengan format baru.
View this post on Instagram
Turnamen ini merupakan bagian dari paket hak tuan rumah eksklusif yang diberikan FIFA kepada Qatar untuk lima edisi berturut-turut (2025–2029). Keputusan tersebut memanfaatkan infrastruktur kelas dunia peninggalan Piala Dunia FIFA 2022. Termasuk di antaranya stadion modern, sistem transportasi metro, dan fasilitas pendukung di Aspire Zone.
Dengan format 48 tim dari enam konfederasi, turnamen tahunan ini diharapkan meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, serta memberi kesempatan lebih luas bagi negara-negara berkembang untuk tampil di level dunia.
AFC (Asia) mendapat alokasi 9 slot, dengan Qatar lolos otomatis sebagai tuan rumah. Delapan slot lainnya akan ditentukan melalui AFC U-17 Asian Cup 2026 di Arab Saudi (5–22 Mei 2026). Delapan tim terbaik yang mencapai perempat final nantinya berhak melaju ke Qatar.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 (telah lolos otomatis ke putaran final AFC U-17 Asian Cup 2026 berkat pencapaian perempat final pada edisi 2025.
Indonesia tergabung di Grup B bersama tim kuat seperti Jepang, China, dan Qatar. Grup yang cukup berat.
Tradisi Lolos ke PD U-17
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyatakan target ambisius timnya menjelang turnamen tersebut.
“Ya kalau target, target pribadi pasti ingin meloloskan Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia U-17 2026,” ujarnya di tengah persiapan Garuda Muda.
Kurniawan menekankan pentingnya mental juara dan persiapan matang.
Striker jebolan Primavera di era 90an juga menyampaikan arahan dari PSSI agar tim tampil maksimal.
“Dari PSSI diminta tetap fokus, semangat, tampil fight, all-out, dan memberikan yang terbaik untuk bangsa ini,” tambahnya.
Ia berharap Piala Dunia U-17 dapat menjadi “tradisi” bagi Timnas Indonesia U-17, sekaligus meminta dukungan penuh dari masyarakat Indonesia.

Partisipasi Indonesia di level pemuda ini menjadi momentum penting bagi pengembangan sepak bola nasional. Setelah debut di Piala Dunia U-17 2023 (sebagai tuan rumah pengganti) dan 2025, Garuda Muda berpeluang mencatat sejarah dengan lolos dua kali berturut-turut ke ajang dunia.
Dengan jarak waktu yang relatif dekat antara Asian Cup Mei 2026 dan Piala Dunia November–Desember 2026, tim-tim Asia termasuk Indonesia memiliki kesempatan memadai untuk persiapan.
Qatar sendiri diharapkan tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga tampil kompetitif di hadapan publik tuan rumah.
Kesuksesan penyelenggaraan di Qatar dipandang sebagai model baru FIFA dalam menggelar turnamen youth secara berkelanjutan. Sekaligus memperkuat posisi Timur Tengah sebagai hub olahraga global.







