Malanginspirasi.com – Tim Nasional (Timnas) Iran telah meninggalkan Tehran menuju Turki pada Senin (18/5/2026) untuk menjalani pemusatan latihan terakhir jelang Piala Dunia FIFA 2026. Keberangkatan ini dilakukan meski skuad masih belum menerima visa masuk ke Amerika Serikat, tempat mereka akan melakoni pertandingan fase grup.
Pelatih kepala Amir Ghalenoei mengonfirmasi tim membawa skuad awal berisi 30 pemain ke Antalya. Jumlah tersebut nantinya akan dipangkas menjadi 26 pemain sesuai ketentuan resmi FIFA sebelum turnamen dimulai pada 11 Juni mendatang. Ghalenoei menyatakan harapannya agar seluruh anggota delegasi memperoleh dokumen perjalanan sebelum bertolak ke Amerika Utara.
Sementara itu, Direktur Tim Nasional Iran Mehdi Mohammad Nabi menyebut federasi terus berkomunikasi intensif dengan FIFA. Ia optimistis masalah visa dapat terselesaikan dalam dua pekan ke depan.
Ketidakpastian ini berlangsung kurang dari sebulan sebelum Tim Melli melakoni laga pembuka Grup G melawan Selandia Baru pada 16 Juni di Los Angeles. Iran selanjutnya akan menghadapi Belgia (22 Juni) dan Mesir (27 Juni).
Baca Juga:
Iran Umumkan 30 Pemain untuk Piala Dunia 2026
Sebastian Migne Umumkan Pemain Timnas Haiti untuk Piala Dunia FIFA 2026
Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj sebelumnya telah menggelar pertemuan di Istanbul dengan Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafström untuk membahas situasi visa. Taj mengaku puas dengan hasil diskusi dan menegaskan kembali komitmen FIFA untuk menjamin partisipasi Iran di turnamen tersebut, demikian dilaporkan Tehran Times.
Meski demikian, situasi tetap sensitif karena ketegangan diplomatik yang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat. Federasi Iran dilaporkan menetapkan beberapa syarat keikutsertaan. Termasuk di antaranya jaminan keamanan, transportasi, penghormatan terhadap simbol nasional, serta persetujuan visa bagi seluruh delegasi.
Di sisi lain, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan bahwa Iran akan disambut dengan antusiasme di Amerika Utara. Infantino menyebut Piala Dunia FIFA 2026 sebagai “ajang olahraga paling inklusif sepanjang sejarah”.
Meskipun visa ke Amerika Serikat belum rampung, Tim Melli akan melanjutkan persiapan di Turki dengan sesi latihan dan pertandingan uji coba. Iran berharap dapat tampil tanpa kendala di Piala Dunia ke-7 mereka dalam sejarah.







