Malanginspirasi.com – Timnas Iran memindahkan markas pemusatan latihan untuk Piala Dunia FIFA 2026 dari Tucson, Amerika Serikat, ke Tijuana, Meksiko. Keputusan ini diumumkan Presiden Federasi Sepak Bola Iran (IFF), Mehdi Taj, pada Sabtu, dan diharapkan menjadi solusi akhir atas berbagai hambatan partisipasi Iran di turnamen tersebut.
Keputusan perpindahan ini muncul di tengah kekhawatiran keamanan yang signifikan. Hampir empat bulan setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, muncul pertanyaan serius mengenai keselamatan skuad Iran selama berada di wilayah Amerika Serikat.
Kondisi ini bahkan menjadi yang pertama dalam sejarah Piala Dunia, di mana sebuah tim yang lolos kualifikasi harus bermain di negara tuan rumah yang sedang dalam keadaan perang dengannya.
Pada Maret lalu, tak lama setelah konflik pecah, pejabat Iran sempat mempertanyakan keikutsertaan mereka. Keraguan itu semakin kuat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan melalui media sosial bahwa kehadiran Iran dianggap tidak tepat demi keselamatan nyawa mereka sendiri.
Karena Piala Dunia 2026 digelar bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, Iran mengajukan permohonan resmi untuk memindahkan markas latihan ke wilayah Meksiko.
Dikutip dari Associated Press, Mehdi Taj mengatakan permintaan tersebut telah disetujui.
“Setelah permintaan yang kami ajukan dan pertemuan dengan pejabat FIFA dan penyelenggara Piala Dunia di Istanbul, serta rapat webinar kemarin di Tehran dengan Sekretaris Jenderal FIFA, permintaan kami untuk memindahkan base tim dari Amerika Serikat ke Meksiko telah disetujui,” ujarnya.
Baca Juga:
Iran Umumkan 30 Pemain untuk Piala Dunia 2026
Timnas Kongo Wajib Jalani Isolasi 21 Hari atau Terancam Absen di Piala Dunia FIFA 2026
Federasi Iran menyatakan bahwa perpindahan ke Tijuana akan menyelesaikan potensi masalah visa, karena tim dapat memasuki Amerika Serikat melalui perbatasan Meksiko.
Taj menambahkan bahwa tim bahkan mungkin dapat menggunakan penerbangan Iran Air untuk perjalanan pulang-pergi antara Meksiko dan Amerika Serikat.
Secara geografis, Tijuana hanya berjarak sekitar 50 menit penerbangan dari Bandara Internasional Los Angeles (LAX), lebih cepat sekitar 55 menit dibandingkan penerbangan dari Tucson.
Iran dijadwalkan membuka pertandingan Grup G melawan Selandia Baru di SoFi Stadium (15 Juni). Selanjutnya, Tim Melli akan menghadapi Belgia di Inglewood enam hari kemudian, sebelum menutup babak penyisihan melawan Mesir di Seattle (27/6).







