Timnas Kongo Wajib Jalani Isolasi 21 Hari atau Terancam Absen di Piala Dunia FIFA 2026

Malanginspirasi.com – Kepala Satuan Tugas (Task Force) Piala Dunia Gedung Putih menyatakan bahwa Tim Nasional sepak bola Republik Demokratik Kongo (DRC) wajib menjalani isolasi atau bubble selama 21 hari sebelum memasuki Amerika Serikat. Kebijakan ini diberlakukan menyusul wabah Ebola yang tengah melanda negara tersebut.

Andrew Giuliani, putra mantan Wali Kota New York Rudy Giuliani dan pemimpin Satuan Tugas tersebut, menyampaikan kepada ESPN pada Jumat (23 Mei 2026) bahwa pihak Amerika Serikat telah memberitahu FIFA, timnas Kongo, serta pemerintah negara itu.

Chancel Mbemba dkk harus mempertahankan “bubble” ketat di Belgia. Belgia menjadi tempat mereka melakukan persiapan dan akan melakoni dua pertandingan uji coba.

Pertandingan pertama Kongo di Piala Dunia dijadwalkan pada 17 Juni melawan Portugal di Houston. Laga berikutnya pada 23 Juni melawan Kolombia di Guadalajara, Meksiko, dan ditutup pada 27 Juni melawan Uzbekistan di Atlanta.

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi tuan rumah bersama turnamen ini, dengan sebagian besar pertandingan digelar di wilayah AS.

“Kami telah sangat jelas (memberitahu) kepada Kongo bahwa mereka harus menjaga integritas bubble selama 21 hari sebelum datang ke Houston pada 11 Juni,” kata Giuliani.

“Kami juga telah menyampaikan hal yang sama kepada pemerintah Kongo. Mereka harus menjaga bubble itu atau berisiko tidak bisa bepergian ke Amerika Serikat. Kami tidak bisa lebih jelas lagi,” tegasnya.

Menurut Giuliani, Amerika Serikat sangat serius menjaga kesehatan dan keselamatan dalam penyelenggaraan Piala Dunia.

“Kami ingin memastikan tidak ada sesuatu yang masuk atau mendekati perbatasan kami,” tegasnya.

Baca Juga:

WHO Berlakukan Darurat Wabah Ebola, Kenali Penyebarannya

Ancaman Panas Ekstrem di AS, FIFA Siapkan Protokol Kesehatan Khusus

FMF Luncurkan Kampanye “La Ola Sí, El Grito No”, Tolak Slogan Homofobia Jelang Piala Dunia FIFA 2026

Pembatalan Persiapan di Kinshasa

Kongo membatalkan kamp latihan di ibu kota Kinshasa untuk persiapan Piala Dunia pertamanya sejak 1974 akibat wabah Ebola di negara Afrika tengah tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 740 kasus suspek dan lebih dari 150 kematian suspek. Wabah ini juga telah menyebar ke negara tetangga, Uganda.

Tim Kongo kini berlatih di Belgia dan akan melakoni pertandingan pra-turnamen melawan Denmark pada 3 Juni serta Chile pada 9 Juni di Spanyol. Semua pemain timnas bermarkas di luar Kongo sehingga tidak terdampak langsung pembatasan di dalam negeri.

Meski demikian, para penggemar dan jurnalis yang mengajukan visa AS melalui Kementerian Olahraga Kongo mengkhawatirkan situasi. Kedutaan Besar AS di Kongo menghentikan layanan visa sehubungan dengan wabah Ebola.

Giuliani menambahkan bahwa siapa pun yang akan datang ke AS harus menjalani bubble terpisah dari tim.

“Jika ada orang yang datang dan kemudian menunjukkan gejala, mereka berisiko membuat seluruh tim tidak bisa berkompetisi di Piala Dunia,” ujarnya.

Periode isolasi 21 hari ini sesuai dengan masa inkubasi maksimum virus Ebola menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS dan WHO. CDC juga dikabarkan memiliki staf di Eropa yang memantau situasi, termasuk dua dokter Amerika yang sedang dikarantina setelah terpapar.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *