Petinggi Bayern Munich Ejek Barcelona Tak Punya Duit Soal Rumor Transfer Harry Kane

Malanginspirasi.com – Rumor transfer Harry Kane dari Bayern Munich ke Barcelona kembali mencuat menjelang bursa transfer musim panas 2026. Pemain berusia 32 tahun itu disebut sebagai target utama Barca untuk menggantikan Robert Lewandowski yang kontraknya akan habis pada Juni 2026.

Rumor ini berhembus kuat sejak awal 2026, terutama dipicu oleh pernyataan Xavi Vilajoana, salah satu kandidat presiden Barcelona.

Vilajoana mengklaim telah melakukan kontak awal dengan Kane dan menilainya sebagai penyerang yang cocok dengan gaya permainan Blaugrana. Ia bahkan menyebut Kane sebagai “pemain yang sempurna” untuk mengisi posisi No.9.

Namun, Kane sendiri berulang kali membantah kabar tersebut. Dalam beberapa kesempatan, kapten Timnas Inggris ini menyatakan bahwa ia “tidak mendengar apa pun” soal minat Barcelona. Ia bahkan menegaskan sangat bahagia di Allianz Arena dan fokus sepenuhnya bersama Die Roten.

Tak hanya itu, keluarga Kane yang juga menangani urusan agen (termasuk kakaknya Charlie) turut membantah adanya pengajuan kontak resmi dari Barcelona.

Sementara itu, Uli Hoeness, presiden kehormatan Bayern, baru-baru ini menutup rumor dengan terang-terangan menyatakan klubnya bukan klub yang doyan menjual pemain.

“Kami klub pembeli, bukan penjual,” tegasnya.

Selain itu, Hoeness, juga dengan sedikit sarkas mengatakan Barcelona lagi dililit masalah keuangan. Tak punya duit.

Perpanjangan Kontrak

Kane memiliki kontrak hingga Juni 2027 dengan Bayern. Ada klausul pelepasan sekitar €65 juta yang berlaku pada 2026, sehingga secara teori memungkinkan transfer. Namun, Bayern sedang dalam proses pembicaraan perpanjangan kontrak dan berharap mempertahankan Kane setidaknya hingga 2029 atau 2030.

Barcelona, yang tengah mencari striker kelas dunia pasca-Lewandowski, memang memasukkan Kane dalam daftar target bersama nama-nama seperti Julián Álvarez dan João Pedro.

Akan tetapi, kendala finansial Barcelona dan keengganan Bayern membuat skenario ini dinilai sulit terealisasi.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *