Sempat Tak Dianggap, Mikel Oyarzabal Kini Jadi Salah Satu Pahlawan Spanyol di Piala Dunia FIFA 2026

Malanginspirasi.com – Mikel Oyarzabal bukan nama yang ‘dianggap’ oleh publik saat Spanyol memulai kampanye di Piala Dunia FIFA 2026.

Lamine Yamal menjadi pusat perhatian saat pertama kali Spanyol bertanding melawan Cape Verde dan berakhir tanpa gol.

Tapi akhirnya Oyarzabal  jadi pusat perhatian di Stadion Los Angeles saat pertandingan babak 32 besar melawan Austria, Jumat (3/7/2026) dini hari ketika ia mencetak brace dari kemenangan 3-0.

Dia baru-baru ini mengungkapkan bahwa keinginannya untuk mencetak gol dimulai ketika ia masih muda dan bermain di klub yang berbeda olahraga.

Baca Juga:

Cape Verde Tahan Imbang Spanyol Tanpa Gol di Pertandingan Perdana Grup H

Irak Tahan Imbang Spanyol di Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia FIFA 2026

“Dulu saya bermain hoki dan mencetak banyak gol. Tapi dulu saat belum mencetak gol, selalu ada kata-kata penyemangat bahwa akan ada kesempatan lain,” katanya.

Bermain lebih sentral sekarang jelas cocok untuk Oyarzabal dan keinginannya untuk terus mencetak gol.

“Pemain di posisi lain perlu menghabiskan lebih banyak waktu dengan bola, atau lebih terlibat untuk merasa mereka bermain dengan baik. Tetapi jika Anda bermain lebih ke depan, dan terutama jika Anda seorang striker seperti saya, semuanya bergantung pada beberapa momen,” jelasnya.

Perjalanan Karier Sejak Usia 19 Tahun

Sepanjang karier internasionalnya yang dimulai satu dekade lalu pada usia 19 tahun, Oyarzabal tidak banyak mendapat sorotan.

Ia absen di Piala Dunia 2022 di Qatar karena cedera ligamen anterior cruciate (ACL) di lutut kirinya.

Namun empat tahun kemudian  ia berada dalam performa terbaiknya dengan 12 gol dalam 12 penampilan internasional.

Dua gol melawan Austria memperpanjang rekor tersebut menjadi 17 gol dalam 16 penampilan terakhirnya, dengan empat gol di turnamen ini.

Spanyol secara mengesankan bermain tanpa striker murni di Euro 2012, tetapi Oyarzabal sekarang menjadi titik fokus serangan mereka dengan dua penyelesaian yang sangat baik melawan Austria.

Sejak awal tahun lalu, satu-satunya pemain Eropa dengan gol internasional lebih banyak daripada Oyarzabal adalah striker Norwegia Erling Haaland dengan 22 gol.

Dia juga menjadi pemain Spanyol pertama yang mencetak dua gol dalam pertandingan babak gugur Piala Dunia sejak Emilio Butragueno melawan Denmark di babak 16 besar turnamen 1986.

Statistiknya mengesankan, tetapi bukan berarti dia dikalahkan oleh Lamine Yamal, dengan Pemain berusia 18 tahun itu memainkan peran kunci dalam membantu Oyarzabal bersinar.

Kontrol bola dan kemampuan menggiring bola yang luar biasa dari penyerang Barcelona itu jelas mengacaukan pertahanan dan menarik para bek Austria ke arahnya untuk menciptakan lebih banyak ruang bagi Oyarzabal.

Oyarzabal juga merupakan tipe pemain langka di sepak bola modern karena ia hanya pernah bermain untuk satu klub sepanjang kariernya yakni Real Sociedad.

Ia menikmati musim mencetak gol terbaiknya bersama mereka musim lalu dengan 15 gol liga.

Mikel Oyarzabal telah mencetak empat gol dalam empat pertandingan sejauh ini di Piala Dunia ini

Oyarzabal bukan satu-satunya alasan mengapa Spanyol menjadi kandidat serius untuk mengulang kemenangan mereka di Euro 2024 dengan trofi Piala Dunia.

Mereka saat ini berada di rekor tak terkalahkan terpanjang kedua mereka, dengan kemenangan melawan Austria memperpanjangnya menjadi 34 pertandingan dan mereka akan menyamai rekor mereka yang ke-35 jika mereka mencapai perempat final.

Spanyol memulai turnamen ini dengan lambat tapi kini  telah mencetak delapan gol dalam empat pertandingan bahkan tidak kebobolan satu pun.

Tim besutan Luis de la Fuente akan menghadapi pemenangan pertandingan Portugal vs Kroasia.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *