Malanginspirasi.com – Lagu ‘Ursula’ merupakan bagian dari maxi-single Umbra//Ursula yang dirilis di bawah label rekaman Loverman Records beberapa waktu lalu. Guna menerjemahkan ide ke dalam luaran visual, Tiresome menggandeng duo Rezka Aprianto dan Ebay Akbar Hasan selaku sutradara dan editor. Dalam prosesnya, mereka didukung oleh Dustie, clothing brand asal Gorontalo dengan Ayi Kobie selaku produser.
Secara tema, ‘Ursula’ bercerita mengenai dinamika hubungan dengan segala gejolaknya. Menurut Firli Yogiteten selaku vokalis dan penulis lirik, ia membiarkan interpretasi sepenuhnya kepada pendengar.
“Prosesnya agak berbeda dibanding rilisan-rilsan sebelumnya. Jika kemarin kami datang sepenuhnya dengan konsep yang sudah mapan mengenai suka-duka pekerja kantoran, kali ini secara lirikal saya menyesuaikan dengan aransemen, khususnya riff yang jadi pemandu mood lagu secara utuh. Dengan aransemen yang kedengarannya lebih pop dan sentimental, saya menyesuaikan sepenuhnya lirik degan vibe lagu,” terangnya.
Meskipun demikian, menurutnya jika diperhatikan dengan seksama, siapapun dapat menariknya ke dalam konteks relasi dalam dunia kerja.
“Potongan lirik seperti ‘one prize in your hand’ boleh jadi metafora untuk konsep reward and punishment bukan?” pungkasnya.
Penggarapan klip ‘Ursula’ dilakukan di tengah-tengah tur Circling the Umbra yang berjalan medio Maret-April tahun ini. Tur ini bermaksud menyambangi kota domisili ketiga personil Tiresome: Manado, Gorontalo dan Kotamobagu.
Adapun pengambilan gambar dilakukan selama tiga hari di sela jadwal manggung dan latihan di Gorontalo.
“Sama seperti niatan kami mengadakan tur yang bertujuan sebagai silaturahim ke sejumlah kolektif dan kawan-kawan di kota masing-masing, klip ini juga merupakan bentuk upaya merawat hubungan,” ucap Aries Ishak selaku gitaris.
Baca Juga:
Lewat Debut EP ‘This Wasn’t in the Tutorial’, GAZZELL Suarakan Keresahan Masa Transisi Menuju Dewasa
Firstrate Rilis Debut Album Penuh “Passage of Time”
Sadam Mamonto sebagai pemain drum menambahkan, “pembuatan klip ini jadi upaya kami mencoba area baru, yaitu menerjemahkan lagu ke dalam bentuk visual. Setelah ini, kami berpikir untuk menerjemahkan lagu lainnya ke dalam medium serupa.”
Tiresome terbentuk pada tahun 2024 lewat pertukaran ide jarak jauh oleh ketiga personilnya. Firli (Kotamobagu), Aries (Gorontalo) dan Sadam (Manado) sepakat memainkan post-hardcore dengan sentuhan alternative dengan segala kemungkinan eksplorasinya.
Sejauh ini, trio ini telah menelurkan tiga rilisan: maxi-single Lethargica//Corkscrew (No Match Records, 2024), mini album Bleeder (Loverman Records, 2024) dan maxi-single Umbra-Ursula (Loverman Records, 2025).







