Malanginspirasi.com – Kota Malang memang tidak pernah kehilangan musisi-musisi dengan sisi emotive-nya. Kali ini giliran Her Dirty Floor, unit alternative//shoegaze//ambience rock ini kembali dengan sebuah maxi-single bertajuk Plaything & Dissociate setelah beberapa waktu yang lalu berhasil melempar debutnya dengan single Flatline.
”Cause I’ve never felt so special” – Plaything.
Her Dirty Floor, Quartet ambience rock yang digawangi oleh Ananta Putra pada Vocal, Muktiansyah Kurnia & Dewa Rizky pada Guitar, dan Steven Gerrard pada Bass, setelah sukses dengan debut single Flatline kali ini mereka kembali dengan merilis maxi-single Plaything & Dissociate dengan nuansa yang lebih gelap dan agresif namun tetap menonjolkan sisi emosional mereka sebagai band alternative.
Pada track ‘Plaything’, Her Dirty Floor ingin mencoba mengangkat tema seputar polemik asmara masa muda, dengan mengambil sisi “Desperation & Accepting” dalam sebuah hubungan.
Track ini ingin mencoba bercerita tentang perjalanan seseorang yang melalui fase ketidakterimaan terhadap keadaan di dalam hubungannya, mempertanyakan “mengapa” dan “bagaimana” hingga akhirnya merasa keputusasaan. Pada fase kedua, rasa lelah dengan keadaan membuatnya menerima semua rasa sakit demi ketenangan atau kebahagiaan sementara, meskipun tanpa menyelesaikan akar permasalahan.
“Memang penulisan Plaything ini didasari dari pengalaman pribadi personil kami, khususnya vokalis kami, jadi memang benar-benar berangkat dari keresahan sang vokalis,” jelas mereka kepada media.
Sementara itu di lain sisi, pada track ‘Dissociate’, Her Dirty Floor ingin mencoba mengambil tema dari kondisi kehidupan mereka masing-masing, dengan memberikan gambaran tentang “silence in loudness.”
Track ini menceritakan tentang seseorang yang sedang berada di titik terberat dalam hidupnya, di mana kebisingan dan keributan memenuhi pikirannya, hingga pada akhirnya perasaannya tak sanggup lagi dan jatuh pada kehampaan, meskipun dikelilingi oleh kekacauan.
“I feel like I’m slowly losing control, No stray of hope in this looping hole” – Dissociate.
View this post on Instagram
Rilisan ini juga menandai babak baru dalam karya musik mereka, dimana pada dua track di maxi single ini mereka lebih dominan memasukan unsur-unsur shoegaze & post-rock namun dengan pembawaan yang lebih groovy dibandingkan dengan single mereka sebelumnya.
Dua track ini juga menjadi pengantar menuju debut album mereka.
“Pada saat proses penulisan & produksi kami memang banyak ter-influence oleh Deftones & Sleep Token untuk pengambilan banyak elemen-elemen seperti sound gitar bahkan sampai dengan ambience di musiknya,” pungkas mereka.
Untuk urusan dapur produksi, proses recording dari dua single ini diambil di Rumah Nada Brawijaya. Sementara untuk mixing & mastering diampu oleh Lantai Kotor Production.
Pada sisi visual Her Dirty Floor berkolaborasi dengan kawan mereka, Amelia Khairunnisa Syukri (@melounilo) untuk keperluan model pada sisi artwork.
“Semoga rilisan kali ini bisa merepresentasikan para pendengar yang memang ada di fase tersebut, dan menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri, serta memberi semangat untuk terus bertahan,” harap mereka.
Maxi single teranyar ‘Plaything & Dissociate’ dari Her Dirty Floor akan bisa dinikmati diseluruh gerai musik digital pada 11 April 2026.
Artist : Her Dirty Floor
Judul lagu : Dissociate dan Plaything
Arranger : Her Dirty Floor
Composer : Muktiansyah Kurnia Dhuhri, Dewa Rizky Ryan
Author : Muktiansyah Kurnia Dhuhri, Ananta Putra Marhalim
Mixing by : Lantai Kotor Production
Mastered at : Lantai Kotor Production
Recorded at : Rumah Nada Brawijaya, Lantai Kotor Production
Art Cover Illustration by : Ananta Putra Marhalim
Art Cover Model : Amelia Khairunnisa Syukri (@melounilo (Instagram))
Social Media : @herdirtyfloor (instagram), @herdirtyfloor (Tiktok), @herdirtyfloor (X)








