Kreator Konten Mindplace Ungkap Strategi Optimalisasi AI dan Otomasi Workflow di ROG AI Masterclass

Malanginspirasi.com – YouTuber dan content creator Fillias La Junta atau pemilik Mindplace membeberkan tren pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus bertransformasi pesat di industri kreatif dalam sesi pemaparan  gelaran ROG AI Masterclass di Aston Malang Hotel & Conference Center, Jumat (25/9/2026).

Sosok di balik kanal YouTube populer @Mindplace, @Mainspace, dan Mindplace Studio, menerangkan sudut pandangnya mengenai cara memanfaatkan AI secara efektif tanpa kehilangan kontrol manusia (human verification).

Fillias menegaskan bahwa kehadiran AI sebetulnya tidak perlu ditakuti sebagai ancaman yang menggantikan tenaga kerja manusia.

Sebaliknya, kecerdasan buatan membuka berbagai peluang dan kesempatan baru jika dipadu dengan keahlian serta pemahaman domain yang kuat.

Menurut Fillias, menggunakan AI tanpa dibekali pengetahuan dasar di bidangnya sangat berisiko menghasilkan luaran yang keliru atau biasa-biasa saja.

“Banyak orang yang tidak punya kemampuan desain memilih langsung mengetik prompt asal, dan akhirnya hasilnya terlihat pas-pasan. Tapi kalau orang yang paham desain, tentu akan menghasilkan gambar yang jauh lebih elegan dan rapi, walaupun sama-sama di-prompt menggunakan AI,” ujar YouTuber yang videonya sudah ditonton ratusan juta kali ini.

Ia menekankan bahwa ilmu yang dipelajari selama sekolah, kuliah, hingga pengalaman kerja tetap menjadi fondasi utama.

Vania Margonoharto Product Marketing ASUS ROG Indonesia dan Filias La Junta tengah membawa laptop ASUS ROG (Tri Sukma)

AI hanyalah alat bantu, sementara verifikasi manusia (human verification) menjadi faktor penentu keselamatan dan kualitas.

Untuk menggambarkan risiko tanpa verifikasi keilmuan, Fillias membagikan kisah seorang petani di Tiongkok yang menanyakan formula pemupukan ke ChatGPT tanpa memahami ilmu kimia dasar.

Akibat mengikuti instruksi AI secara mentah-mentah, seluruh tanaman di ladangnya mati pada hari berikutnya.

Formulasi Prompt Efektif dan Perkembangan AI yang Pesat

Menanggapi laju perkembangan AI yang sangat cepat dan kerap berubah setiap minggunya, Fillias menyarankan pembuat konten untuk menyusun instruksi (prompting) yang terstruktur.

Dalam demonya, ia memperagakan bagaimana menyusun prompt dengan menetapkan:

  1. Role (Peran): Menentukan kapasitas/peran spesifik AI.
  2. Context (Konteks): Memberikan latar belakang masalah yang rinci.
  3. Task (Tugas): Menjelaskan instruksi utama yang harus dieksekusi.
  4. Thinking Process (Cara Berpikir): Mengarahkan pola pemikiran AI (pahami, pecahkan, analisis).
  5. Output Format (Format Luaran): Menentukan aturan jawaban agar rapi, presisi, dan tidak terkesan generic (“AI slop”).
Otomasi Pekerjaan Repetitif Lewat AI Agent & Komputasi Hardware

Dalam sesi praktisnya, Fillias membagikan pengalaman nyata mengimplementasikan AI Agent (seperti Hermes Agent) di studio miliknya.

Dengan mengintegrasikan AI Agent ke platform komunikasi kantor (Discord) dan didukung hardware komputasi yang mumpuni seperti laptop ekosistem ASUS ROG, timnya berhasil mengotomatisasi pencarian materi visual (insert).

Untuk pembuatan naskah video berdurasi 15 menit yang membutuhkan lebih dari 200 berkas gambar dan video insert, tim editor sebelumnya menghabiskan waktu satu hari penuh hanya untuk mengunduh berkas. Lewat bantuan AI Agent yang bekerja otomatis di komputer kantor, proses repetitif tersebut dapat dipangkas total.

“AI ternyata bukan menghilangkan lapangan pekerjaan, tetapi memotong pekerjaan yang membosankan (boring/mundane), meningkatkan produktivitas, dan mempercepat alur kerja. Ketika studio bisa memproduksi lebih banyak konten dan pendapatan meningkat, kami justru bisa merekrut lebih banyak orang untuk mengerjakan hal-hal kreatif lainnya,” pungkas Fillias.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan hardware komputasi tingkat tinggi dan fleksibilitas pemrosesan AI lokal (on-device) tanpa ketergantungan koneksi internet (offline), seperti teknologi Zenni Claw yang ASUS kembangkan untuk memproses tugas-tugas AI secara cepat, aman, dan efisien.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *