Tak Sekadar Hafalan, Siswi SD Charis National Academy Malang Ini Berbagi Tips Menangkan Berbagai Lomba Storytelling

Malanginspirasi.com –  Keahlian bertutur melalui berbagai lomba storytelling dengan mengeksplorasi kreativitas adalah keunggulan Victoria Martha, seorang siswi SD Charis National Academy, Malang.

Baru-baru ini, ia meraih juara pertama di Lomba Bertutur Tingkat SD oleh Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang.

Akrab disapa Vicky, ia berhasil meraih juara pertama dengan membawakan kisah patriotik mengenai perjuangan arek-arek Malang.

“Waktu dikasih tahu lombanya, Vicky langsung ikut dengan semangat,” ungkapnya kepada wartawan Malang Inspirasi pada (7/5/2026).

Keunggulan Vicky adalah dia memaparkan cerita bersejarah yang sudah umum, namun dengan metode dan cara yang lebih inovatif.

Victoria Martha saat menjuarai Lomba Bertutur tingkat SD Kota Malang dari Dispussipda (Istimewa)

 

“Materi yang saya bawakan tidak hanya sekadar hafalan, melainkan hasil pengembangan kreatif dari teks yang diberikan,” katanya.

Kemenangannya adalah karena ia menunjukkan kepiawaiannya dalam melakukan improvisasi.

“Cerita sejarah tersebut bisa terasa lebih hidup di telinga pendengar,” jelasnya.

Hobby Membaca dan Menulis Ulang Cerita Secara Mandiri

Kegemaran Vicky dalam bertutur rupanya berakar dari hobinya membaca novel di perpustakaan sekolah.

“Tak hanya membaca, saya juga senang menulis ulang cerita secara mandiri di rumah,” lanjut siswi kelas 5 SD ini.

Prestasi Vicky di dunia kompetisi sebenarnya bukanlah hal baru.

Sebelumnya, ia tercatat pernah melaju ke lomba serupa di tingkat nasional di Jakarta, kemudian ajang FLS2N, bahkan juga sebagai duta sekolah.

“Saya pernah menjadi Duta Kebudayaan Kota Malang serta Putri Kebudayaan Jawa Timur pada tahun 2024,” katanya.

Dibalik keberaniannya tampil di atas panggung, Vicky mengakui bahwa dukungan dari lingkungan sekitar sangatlah krusial.

Guru-guru di SD Charis serta dukungan penuh dari orang tua menjadi pilar kekuatan Vicky untuk terus berkompetisi.

“Yang memotivasi itu Teacher Susan (kepala sekolah) dan guru-guru. Sekolah (Charis) juga mendukung, mama juga pastinya,” tambah siswi yang juga memiliki saudara kembar ini.

Setelah ini, Vicky akan mengikuti event storytelling bertajuk Lomba Cerita Pendidikan dan Lomba Wajah Pendidikan yang digelar Kemendikdasmen.

“Saya akan menceritakan tentang Garudea. Vicky memilih cerita ini karena seru banget..itu tuh tentang perjuangan anak terhadap ibunya, akhirnya ia harus mengorbankan dirinya,” cetusnya.

Vicky ingin berbagi inspirasi kepada rekan-rekan sebaya yang ingin mengeksplorasi bakat dan minatnya.

“Yuk berani mencoba, dan  aku sebagai Putri Kebudayaan Jawa Timur, yuk kita tumbuhkan akar cinta kita terhadap budaya, dan jadikan budaya sebagai harta tak ternilai. Dan salah satu budayanya melalui cerita rakyat jadi kita bisa berekspresi sendiri,” pungkasnya.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *