Malanginspirasi.com – Program Studi (Prodi) D3 Perbankan dan Keuangan Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) gelar kegiatan sosialisasi pendidikan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro serta Dikdasmen PNF PDM Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.
Bapak Aufar memberikan sambutan selaku perwakilan Dikdasmen PNF PDM Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, ia menekankan di tengah persaingan global saat ini, keberhasilan generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan ijazah.
Selain kompetensi akademik, siswa juga perlu dibekali berbagai keterampilan lunak (soft skills) seperti komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
Perpaduan antara pendidikan formal dan soft skill yang kuat diyakini mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Baca Juga:
FIKES UMM Menggelar International Guest Lecture untuk Perawatan Penderita Diabetes
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Bupati Bojonegoro, Dr. Sri Budi Cantika Yuli, SE., MM., turut memberikan motivasi kepada para siswa.
Ia menyampaikan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan investasi penting untuk masa depan.
Pendidikan tinggi tak hanya berorientasi pada perolehan gelar, tetapi juga sebagai sarana membentuk sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi era kemajuan.
Lebih lanjut, Dr. Sri Budi menegaskan persiapan menuju Generasi Emas Indonesia 2030 harus dimulai sejak dini.
Generasi muda Bojonegoro diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, terampil, berkarakter, serta memiliki semangat belajar yang tinggi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Ketua Program Studi D3 Perbankan dan Keuangan, Novi Primita Sari, SE., M.Ec.Dev., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang berjalan dengan lancar melalui sinergi berbagai pihak.
Novi juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme peserta yang berasal dari berbagai sekolah, seperti SMA dan SMK Muhammadiyah se-Bojonegoro, SMAN 1 Bojonegoro, serta MA Al Amin Bojonegoro.
“Kehadiran para siswa menunjukkan semangat yang tinggi dari generasi muda untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan. Kami berharap kegiatan kolaboratif seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, Kepala Laboratorium D3 Perbankan dan Keuangan, Dhurotus Sangadah, SE., MM., menjelaskan berbagai keunggulan proses pembelajaran di program studi tersebut.
Sistem pembelajaran dirancang secara adaptif dan aplikatif melalui pendekatan Project Based Learning dan Teaching Factory, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri.
Program studi ini juga didukung oleh berbagai mitra strategis seperti BPRS Arsa Syariah Sinar Sejahtera, Rayz Hotel, dan Dea Bakery.
Kolaborasi ini memberikan kesempatan mahasiswa mengasah kompetensi profesional, memperoleh pengalaman kerja nyata, serta meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.
Selain itu, mahasiswa dibekali berbagai sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar, seperti sertifikasi brevet pajak, sertifikasi kewirausahaan dari Wadhwani Foundation, serta sertifikasi Fintech Syariah dari AFSI.
Tersedia pula berbagai program beasiswa, baik nasional maupun internasional, seperti Erasmus+, China Corner, ISMA, dan skema lainnya.
Melalui berbagai program unggulan tersebut, Prodi D3 Perbankan dan Keuangan UMM berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dalam membangun usaha mandiri.







