Malanginspirasi.com – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus mendorong peningkatan kompetensi pencari kerja lewat pelatihan berbasis keterampilan. Salah satu wujud nyatanya adalah Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi bidang tata kecantikan kulit yang digelar di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari.
Pelatihan yang melibatkan 20 peserta tersebut berlangsung selama 19 hari, mulai 23 April hingga 11 Mei 2026. Acara penutupan resmi dilakukan pada 11 Mei 2026 oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Mochamad Yekti Pracoyo, S.T., M.T.
Keesokan harinya, 12 Mei 2026, peserta mengikuti uji kompetensi sebagai evaluasi akhir sesuai standar nasional.
Kerja sama dengan LPK Windi Aesthetic Academy, program ini menekankan praktik langsung. Materi mencakup facial, manicure, hairdo sederhana, serta berbagai teknik makeup: daily makeup (natural), panggung/show (tebal dan tahan lama), hingga photographic/HD makeup yang disesuaikan untuk kebutuhan kamera.

Dalam sambutannya saat penutupan, Mochamad Yekti Pracoyo menekankan pentingnya memanfaatkan peluang kerja di tingkat lokal.
“Peluang kerja tidak hanya berasal dari perusahaan besar, tetapi juga dari usaha mikro dan kecil yang tumbuh di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha mandiri maupun memenuhi kebutuhan tenaga kerja di masyarakat sekitar.
Langsung Dapat Orderan
Beberapa peserta sudah mulai merasakan dampak nyata. Sebagian di antaranya telah menerima pesanan jasa facial secara mandiri di lingkungan sekitar sebagai langkah awal memasuki dunia usaha jasa kecantikan.
Salah seorang peserta, Sulis Dewi, mengungkapkan manfaat yang ia peroleh.
“Selama ini saya belajar secara otodidak di rumah. Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi bisa mengenal lebih banyak tentang make up, belajar hairdo, dan facial dengan lebih terarah,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Malang berupaya melahirkan tenaga kerja yang kompeten sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di bidang jasa kecantikan.
Langkah tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan seperti Kecamatan Wonosari.







