Malanginspirasi.com – Taman Kanak-Kanak (TKK) Cor Jesu Malang mempertahankan eksistensi selama lebih dari seabad dengan mempertahankan kualitas sekaligus terus melakukan inovasi seiring dengan perkembangan zaman.
Kepala Sekolah Kelompok Bermain sekaligus TKK Cor Jesu, Cisilia Maria Dwi Yuanita, S.Pd mengatakan bahwa sekolah ini telah menjadi sekolah turun temurun yang masih mendapatkan minat tinggi dari berbagai kalangan.
”TKK Cor Jesu berdiri pada tanggal 1 Maret 1900, jadi saat ini sudah berusia 126 tahun. Kalau KB Cor Jesu pada tanggal 18 juli 2011 saat ini berusia 15 tahun,” kata Cisilia kepada wartawan Malang Inspirasi.

Menurutnya TKK Cor Jesu tetap eksis dan masih mendapat minat tinggi meski pilihan TK di Malang sangat banyak.
”TKK Cor Jesu terletak di tengah pusat kota, mudah dijangkau dari berbagai tempat, bangunan gedungnya unik dan menjadi Cagar Budaya Kota Malang,” jelasnya.
Tak hanya itu, kata Cisilia, TKK Cor Jesu sebagai sekolah Katolik dibawah pimpinan para Suster Ursulin selalu mengusung semangat SERVIAM.
”Yakni mengembangkan pendidikan sesuai jaman, namun tidak meninggalkan tradisi pendidikan Katolik yakni bukan sekedar akademik, akan tetapi pendidikan nilai iman, kasih, jujur, peduli, disiplin, tanggung jawab, kemandirian,” terangnya.
Ia mengatakan bahwa anak-anak yang lulus dari TKK Cor Jesu benar-benar siap masuk pendidikan dasar.
Baca Juga:
Jelang TKA, Ini Persiapan SMPK Cor Jesu Malang Matangkan Kemampuan Siswa Kelas 9
Inovasi Secara Kontinyu
Meski sudah berusia seabad, bukan berarti sekolah yang terletak di Jl, Jaksa Agung Supraptp ini tak berinovasi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
”Saat Raker menjelang akhir tahun Ajaran berakhir, KB-TKK Cor Jesu selalu mengevaluasi seluruh program kegiatan sekolah selama 1 tahun, termasuk kurikulum sekolah. Yang masih baik dan relevan dipertahankan, yang kurang sesuai dihilangkan atau dilakukan perubahan untuk penyempurnaan dan penyesuaian dengan situasi serta perkembangan anak sesuai dengan jamannya teknologi dan dunia pendidikan,” terangnya.
Cisilia memberikan conton seperti PBL yang mengacu pembelajaran yang menyeluruh, mendalam dan pembentukan karakter.
”Pembelajaran berdeferensiasi bahwa setiap anak itu unik dan perkembangannya berbeda,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Cisilia menjelaskan peran guru sangat penting dan menentukan kualitas pembelajaran di sekolah.
”Kampus Cor Jesu selalu berusaha mencari dan mengembangkan kompetensi atau kualitas para pendidik sesuai dengan bidang tugasnya,” kata dia.
Harapannya, Cisilia katakan setelah bersekolah di KB-TKK Cor Jesu anak bertumbuh, berkembang dan berubah menjadi lebih baik.
”Mereka selalu gembira, berani, percaya diri, mandiri, tanggung jawab, tahu sopan santun, kreatif, memiliki keterampilan, pengetahuan dan kemampuan dasar untuk siap memasuki jenjang pendidikan di SD. Hal ini bisa tercapai bila kualitas guru baik dan orang tua murid mampu bekerjasama mendukungnya,” katanya menyelaskan.
Tantangan Mempertahankan Kualitas
Tentu ada tantangan dalam mempertahankan kualitas pendidikan TK di era modern.
”Tantangan terbesar mempertahankan kualitas KB-TKK Cor Jesu adalah sekolah terbuka menerima setiap anak dalam kondisi apapun dan berharap di akhir lulusan semua menjadi anak yang bertumbuh dan berkembang secara menyeluruh dalam segala aspek perkembangannya,” kata dia.
”Akan tetapi yang menjadi tantangan terberat saat ini semakin banyak anak serta ABK yang terlalu aktif, susah fokus dan mengalami gangguan bicara (speech delay) sehingga bagi guru kesulitan cara pembelajannya. Membutuhkan tenaga pendamping khusus dan lebih banyak mencari atau menambah tenaga pendidik yang berkualitas,” sambung Cisilia.
Namun demikian, sebagai kepala sekolah Cisilia selalu melakukan inovasi untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang lebih menarik, menyenangkan dan bermakna bagi anak.
Intinya, sebagai sekolah Ursulin, TKK Cor Jesu menanamkan Nilai-nilai Serviam sebagai nilai dasar utama untuk mendukung pembentukan karakter anak yang tentunya sudah dimulai dari keluarga.
”Anak memiliki sopan-santun, gembira, keberanian, kemandirian, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian pada sesama dan lingkungan alam sebagai mahkluk ciptaan Tuhan,” pungkasnya.







