Malanginspirasi.com – Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kota Malang menggelar pertemuan dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, Rabu (8/7/2026). Pertemuan ini membahas berbagai program pendampingan dan bantuan untuk mendorong LKS memiliki usaha mandiri.
Hadir sebagai pemateri, Ketua Forum LKS Kota Malang Dr. KH. Wahyudi Widodo, MBA, M.Pd.I, Farid Suaidi, ST, MM (Diskopindag Kota Malang), serta Heri Wiyono, S.Pd, MM (Dinas Sosial Kota Malang).
Sebanyak perwakilan 15 LKS juga turut hadir. Mayoritas di antara mereka antusias ingin memulai atau mengembangkan usaha.
Farid Suaidi memaparkan bahwa Diskopindag siap memberikan pendampingan secara menyeluruh. Mulai dari pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), merek, Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), hingga sertifikat halal secara gratis.
Pendampingan juga mencakup produksi dan pemasaran, baik domestik maupun ekspor.
“Diskopindag bisa memberikan bantuan peralatan usaha seperti alat catering, sablon, mesin jahit, pelatihan home decoration, digital marketing, packaging, fotografi produk, hingga membangun jejaring pemasaran,” ujar Farid.
Ia menambahkan, petugas Diskopindag siap mendatangi langsung LKS untuk membimbing pengelolaan usaha.
“Usaha apa pun bisa dibantu. Dari keripik sampai produk UMKM bisa sampai ke pasar ekspor,” tegasnya.
Baca Juga:
Peserta pertemuan aktif dalam sesi tanya jawab.
Salah satunya perwakilan LKS Yasuka yang menyampaikan keinginan memiliki booth container dan mengurus sertifikat halal gratis.
LKS At Taufik mengajukan bantuan alat penggiling bumbu, sementara LKS Tirtawening berencana beternak bebek Peking dan itik serta membuka daycare.
Adapun LKS FKI mengajukan permintaan bantuan peralatan untuk usaha catering.

Ketua Forum LKS Kota Malang, Wahyudi Widodo, berharap agar LKS yang hadir segera memulai usaha. Menurutnya, hasil usaha nantinya dapat membiayai operasional lembaga sehingga mengurangi ketergantungan pada donasi dari pihak lain.
“Mulailah berbisnis mulai saat ini. Forum siap memfasilitasi dengan dinas-dinas terkait,” tandas Wahyudi.
Selain sebagai Ketua LKS Kota Malang, Wahyudi Widodo juga adalah Sekjen OPOP Kota Malang (One Pesantren One Product), program yang digagas Gubernur Jatim, Kofifah Indar Parawansa.
Pertemuan ini menjadikan 15 LKS tersebut sebagai pilot project untuk pengembangan kemandirian ekonomi lembaga sosial, khususnya di Kota Malang.
Ke depan, Forum LKS Kota Malang berencana menghadirkan pelaku usaha sukses untuk memberikan motivasi dan masukan praktis bagi seluruh anggota forum.








