Tingkatkan Pelayanan Digital, Dosen DKV Universitas Ma Chung Latih Jemaat GPIB Getsemani Malang Desain Grafis Lewat Canva

Malanginspirasi.com – Tim Dosen Fakultas Teknologi dan Desain, program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Ma Chung menggelar program pengabdian kepada masyarakat di GPIB Getsemani Malang,  yang bertempat di perumahan Araya, Sabtu (18/7/2026).

Bertema ‘Pendampingan Perancangan Konten Kreatif melalui Pengembangan Skill Desain Komunikasi Visual (Penggunaan Aplikasi CANVA)’, kegiatan yang dikemas dalam Program MAG IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM) Tahun Pelaksanaan 2026.

Sultan Arif Rahmadianto, S.Sn., M.Ds., Dosen Program StudiUniversitas Ma Chung yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan ini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan  transformasi digital di lingkungan gereja sudah tidak bisa ditawar lagi.

Tim dari Fakultas Teknologi dan Desain Prodi DKV Universitas Ma Chung (Istimewa)

Saat ini, hampir seluruh informasi kegiatan gereja harus disampaikan secara cepat dan menarik melalui platform digital seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, hingga media presentasi.

“Tema pendampingan ini dipilih karena kebutuhan akan komunikasi visual yang menarik dan efektif semakin penting dalam pelayanan gereja. Kami memilih Canva karena platform ini sangat user-friendly, memiliki banyak template profesional, dan dapat diadopsi dengan cepat oleh berbagai kalangan tanpa harus memiliki latar belakang desain grafis yang mendalam,” ujar Sultan kepada wartawan Malang Inspirasi.

Melalui pelatihan intensif ini, para peserta diajak langsung mempraktikkan perancangan berbagai media publikasi secara mandiri, mulai dari poster kegiatan, konten media sosial, materi presentasi, hingga sertifikat.

Memperkuat Citra Pelayanan yang Relevan

Menurut Sultan, penguasaan skill desain komunikasi visual dan pengelolaan konten digital sudah menjadi kebutuhan yang sangat krusial.

Gereja kini tidak hanya berinteraksi melalui ibadah tatap muka, melainkan juga harus hadir secara aktif di ruang-ruang digital yang menjadi sarana komunikasi jemaat sehari-hari.

“Konten visual yang baik mampu menyampaikan informasi secara lebih jelas, meningkatkan partisipasi jemaat dalam berbagai kegiatan, serta memperkuat citra pelayanan gereja,”tambahnya.

Ia mengatakan kemampuan ini akan sangat mendukung proses penyebaran informasi, dokumentasi kegiatan, edukasi, hingga pengembangan pelayanan digital yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:

Minke, Kolonialisme, dan Kelahiran Nasionalisme di Orasi Ilmiah Dies Natalis ke 19 Universitas Ma Chung

Program Affiliate Universitas Ma Chung Tawarkan Reward Hingga Rp1,25 Juta per Affiliator

Pasca-pelatihan ini, Universitas Ma Chung berharap adanya dampak nyata yang dirasakan, baik bagi kompetensi individu peserta maupun kelembagaan GPIB Getsemani Malang secara keseluruhan.

Dengan keterampilan baru ini, unit-unit di dalam gereja diharapkan mampu memproduksi materi publikasi yang lebih konsisten, kreatif, dan sesuai dengan identitas gereja secara mandiri.

“Selain meningkatkan kompetensi individu peserta, hasil pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas GPIB Getsemani Malang dalam mengelola komunikasi dan publikasi yang lebih profesional. Dengan demikian, pelayanan informasi kepada jemaat dapat berjalan lebih efektif dan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas,” tutur Sultan optimistis.

Sinergi Berkelanjutan Kampus dan Masyarakat

Universitas Ma Chung berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan GPIB Getsemani Malang di masa mendatang.

Sultan menegaskan bahwa sinergi ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana ilmu pengetahuan yang ada di bangku kuliah harus bisa diterapkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan. Ke depan, kerja sama dapat dikembangkan melalui berbagai program pengabdian masyarakat lainnya, pelatihan lanjutan, pendampingan digital, hingga pengembangan media komunikasi gereja. Sinergi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas SDM di lingkungan gereja, tetapi juga menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *