Simak Inovasi Pangan Racikan Prof. Elfi UMM, Sukses Sulap Riset Jadi Produk Siap Saji

Malanginspirasi.com – Stan milik Pusat Penelitian dan Pengembangan Produk Halal (P3 Halal) dimotori oleh Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P di sudut Hall GKB IV Lantai 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) jadi pusat perhatian.

Di antara hilir mudik peserta Studentpreneur Bootcamp 2026 oleh Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (MCEBI PTMA), stan ini memamerkan masa depan pangan fungsional dimana hasil riset akademik menjelma menjadi produk nyata berlabel halal yang siap tersaji di meja makan. masyarakat.

Salah satu daya tarik utama dari inovasi tim peneliti UMM ini adalah beras analog yakni beras alternatif berbasis bahan baku lokal ini dirancang khusus dengan misi sosial yang kuat.

Ada varian beras analog tinggi protein yang diformulasikan secara khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi balita stunting.

Baca Juga:

Fakultas Pendidikan Sains dan Humaniora Sebagai Transformasi FKIP, Rektor UMM Beri Imbauan Ini

UMM Resmikan GKB 5, Gedung Megah Hasil Karya Swadaya Tim Internal Kampus

Tak hanya itu, bagi para ibu hamil dan menyusui, tim P3 Halal UMM juga meracik beras analog yang kaya akan zat besi ($Fe$) dan kalsium ($Ca$).

Lewat butiran-butiran beras inovatif ini, pemenuhan gizi makro dan mikro coba diselesaikan lewat makanan pokok sehari-hari.

Masalah kesehatan lain seperti anemia juga mendapat jawaban di stan ini.

P3 Halal UMM menghadirkan kapsul herbal berbahan bubuk bunga mawar dan bayam merah yang berkhasiat mendongkrak kadar hemoglobin ($Hb$).

Menariknya, inovasi ini dibuat sebagai satu paket kenyamanan: kapsul tersebut didampingi oleh minuman herbal khusus.

“Selain kapsul, kami lengkapi dengan minuman herbal agar penderita tidak merasa enek saat mengonsumsinya. Jadi, pemenuhan gizi tidak hanya dari kandungan nutrisinya, tetapi juga memberikan rasa nyaman dan menyenangkan,” ungkap Prof. Elfi.

Dari Pigmen Mawar Hingga Khasiat Beluntas

Kreativitas berbasis bahan alam tidak berhenti di situ. Prof. Elfi juga memperkenalkan minuman herbal berbahan dasar pigmen bunga mawar yang dipadukan dengan jahe.

Kombinasi ini menghasilkan cita rasa hangat dan segar yang ramah di lidah masyarakat modern.

Di sebelahnya, berjajar kopi rempah wangi hasil kolaborasi langsung dengan mitra binaan P3 Halal di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Bagi pengunjung yang tertarik dengan literatur ilmiah, dipamerkan pula berbagai buku hasil riset dosen UMM.

Salah satu yang menarik perhatian adalah buku riset dari tim Biologi mengenai pemanfaatan tanaman beluntas untuk mendukung kesehatan reproduksi pria.

Bagi Prof. Elfi dan tim peneliti UMM, seluruh produk fungsional bersertifikat halal ini adalah langkah awal dari sebuah perjalanan panjang bernama hilirisasi.

Mereka tidak ingin inovasi-inovasi apik ini berakhir dan berdebu di dalam lemari laboratorium atau sekadar menjadi angka di laporan penelitian akademik.

Melalui momentum pameran yang turut disaksikan oleh Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Dikti-Sainstek RI Prof. Dr. Fauzan ini, UMM ingin menegaskan perannya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *