Malanginspirasi.com – Masa depan Andre Onana sebagai penjaga gawang Manchester United sepertinya tengah berada di ujung tanduk. Kiper asal Kamerun tersebut sudah menghadapi banyak tekanan selama dua musim memperkuat The Red Devils.
Ia kerap melakukan serangkaian kesalahan yang merugikan tim. Sebagai pemain terakhir di daerah pertahanan tim, Onana seharusnya bisa mengurangi blunder-blunder fatal.
Namun hal itu bahkan kembali terjadi dalam laga terakhir kontra Lyon di perempat final Liga Europa yang menyebabkan pasukan Ruben Amorim gagal meraih kemenangan.
“Onana khawatir dirinya akan dicadangkan untuk pertandingan hari Minggu melawan Newcastle, dan Amorim dikabarkan mempertimbangkan perubahan di posisi penjaga gawang,” ulas The Telegraph sebagaimana dilaporkan Fotmob, Sabtu (12/4/2025).
Apabila benar-benar tersingkir dari starting line nama, nama Altay Bayindir digadang-gadang bakal menjadi pengganti. Ia baru memainkan enam laga, dan jam terbang yang minim membuatnya disebut-sebut bakal hengkang pada musim panas nanti.
Tentunya jika diberi kesempatan, penjaga gawang Timnas Turki ini akan berupaya membuktikan diri sebagai starter. Nama Bart Verbruggen, kiper Brighton & Hove Albion dikabarkan sedang menarik perhatian Manchester United.
Legenda Kiper The Red Devils Komentari Performa Onana
Peter Schmeichel buka suara mengenai performa Andre Onana saat berjumpa Lyon. Walaupun berusaha mengungkap sisi lain dalam beberapa kejadian, tetapi ia juga mengungkap adanya kekhawatiran besar.
“Ini situasi yang sulit. Saya tidak sedang membela kiper semata, tapi (gol pertama Lyon) memang sulit karena ada beberapa pemain yang berlari di depannya. Tapi saya tetap merasa seharusnya dia bisa mengatasi itu,” ujarnya.
Kemudian mengenai gol kedua, Schmeichel merasa Onana seharusnya bisa menangkap si kulit bundar untuk mencegah terjadinya gol kedua.
Ia pun bertanya-tanya mengenai apa yang bermasalah dalam Manchester United. Amorim dinilai punya banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
“Tapi jujur saja, ini tidak menyenangkan untuk ditonton. Kamu tidak pernah merasa aman. Bahkan saat unggul 2-1, kamu tidak merasa itu cukup. Kamu selalu khawatir tim lawan akan kembali menyamakan kedudukan, dan itu memang terjadi. Tapi hasil 2-2 di laga tandang bukanlah hasil yang buruk, dan mereka bermain cukup baik di Old Trafford dalam ajang Liga Europa,” tandasnya.







