Malanginspirasi.com – Pangeran William mewakili perasaan setiap penggemar Aston Villa ketika tim ini mengakhiri penantian 30 tahun untuk meraih trofi dengan mengalahkan Freiburg 3-0 di final Liga Europa di Istanbul.
Pangeran Wales itu menunjukkan berbagai emosi sepanjang final di Besiktas Park saat Villa berupaya memenangkan trofi Eropa pertama mereka sejak 1982.
Setelah meluapkan emosi atas tiga gol Villa, sang pangeran memposting pesan ucapan selamat.
“Malam yang luar biasa!! Selamat sebesar-besarnya kepada semua pemain, tim, staf, dan semua orang yang terhubung dengan klub! 44 tahun sejak terakhir kali merasakan trofi Eropa!
“Ucapan terima kasih khusus kepada Boubacar Kamara yang absen karena cedera tetapi merupakan bagian integral dari tim kami dan membantu meletakkan fondasi kesuksesan ini,” begitu katanya dalam unggahan di akun media sosial Instagram.

Sekitar 20.000 suporter hadir untuk mengubah kota Turki menjadi ‘Astonbul’, Villa mengamankan gelar Liga Europa pertama mereka dengan gol dari Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers.
Bukan hanya Pangeran William, sebelum pertandingan, aktor peraih Oscar, Tom Hanks, menyampaikan pesan khusus untuk mendukung Villa.
Dalam klip delapan detik yang dikirim ke BBC Radio WM, bintang Hollywood dan penggemar Villa itu berkata: “Ini Tom Hanks di Amerika Serikat, hanya memikirkan satu hal, maju Villa.”
Kemenangan ini memulai pesta yang baru saja dimulai, dengan parade di Birmingham pada hari Kamis siang waktu setempat.
Sejak Kapan Pangeran William Jadi Penggemar Villa?
Sebagai pengunjung tetap Villa Park, Pangeran William terlihat di antara penonton yang merayakan kemenangan Villa atas Nottingham Forest awal bulan ini untuk mengamankan tempat di final Liga Europa.
Jadi, wajar jika sang pangeran melakukan perjalanan ke Turki untuk menyaksikan sejarah Villa.
Kamera televisi menangkap momen sang pangeran menikmati suasana sebelum pertandingan dimulai, sebelum merayakannya bersama orang-orang di sekitarnya saat Villa meraih trofi.
Sang pangeran juga memastikan untuk mengabadikan momen bersejarah ketika John McGinn mengangkat trofi tinggi di atas kepalanya.
Kapten Villa, McGinn, menyebut Pangeran William sebagai sosok bersahaja setelah kemenangan tersebut.
“Dia pria yang berkelas, dia berada di ruang ganti sebelum pertandingan. Dia penggemar berat Villa, dia tidak akan pernah melewatkannya. Dia memang sosok bersahaja orang biasa, senang sekali mendapat dukungannya,” kata McGinn kepada TNT Sports:
Putra sulung mendiang Diana itu mendukung Villa sejak masa sekolahnya di Berkshire.
Ia memilih tim yang lebih jauh karena dia tidak ingin mengikuti arus.
“Dulu sekali di sekolah, saya sangat menyukai sepak bola. Saya mencari-cari klub. Semua teman saya di sekolah adalah penggemar Manchester United atau Chelsea dan saya tidak ingin mengikuti tim-tim pada umumnya,” katanya kepada BBC pada tahun 2015.
Baca Juga:
Pantang Menyerah Meski Sudah Degradasi, Burnley Tak Biarkan Aston Villa Menang
“Saya ingin memiliki tim yang lebih berada di tengah klasemen yang bisa memberi saya lebih banyak momen emosional yang menegangkan,” begitu alasannya.
William lahir 26 hari setelah kemenangan Villa di final Piala Eropa melawan Bayern Munich pada 26 Mei 1982.
Dia sebelumnya telah berbicara tentang kegembiraan yang didapatnya dari mengikuti sebuah klub dengan pasang surut yang dialami Villa.
“Aston Villa selalu memiliki sejarah yang hebat. Saya punya teman-teman yang mendukung Aston Villa dan salah satu pertandingan Piala FA pertama yang saya tonton adalah Bolton melawan Aston Villa pada tahun 2000. Sayangnya, Villa kalah dari Chelsea [di final],” tambahnya.







