Malanginspirasi.com – Pertandingan babak 32 besar antara Inggris vs Kongo yang akan berlangsung pada Rabu 1 Juli pukul 23:00 WIB menjadi salah satu pertandingan paling seru setelah tumbangnya dua tim Eropa lain, Belanda dan Jerman.
Hal ini turut menarik perhatian dosen Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Malang, Donny Maulana, S.Pd., M.Pd yang menjagokan tim besutan Thomas Tuchel itu.
Menurutnya, skuad The Three Lions akan membuktikan posisinya sebagai “raja hutan” dalam pertemuannya dengan The Leopard.
“Kedua tim, sepemahaman saya belum pernah bersua dalam sejarah turnamen olahraga profesional (World Cup), maka hasil pertandingan selain akan mengunci satu tiket 16 besar, juga akan mencatat sejarah dalam lembaran yang baru,” katanya kepada wartawan Malang Inspirasi.

Sebagai penggemar dari kesebelasan tiga singa, imbuhnya, ia melihat kedalaman komposisi pemain dan head-to-head antar skuad selama fase grup.
“Saya memprediksi bahwa laga akan berakhir dengan keunggulan 2 gol untuk timnas Inggris meskipun Harry Kane dkk perlu mewaspadai sejumlah pemain Kongo yang merumput di Liga Premier, macam Yoane Wissa dan Wan Bissaka,” beber pria kelahiran tahun 2000 ini.
Baca Juga:
Ketua PWI Malang Raya Jagokan Inggris Juara Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Wajib Waspadai Kutukan Pertandingan Ketiga
Donny memandang cukup riskan bagi Inggris mengingat secara komposisi lini belakang mereka yang tidak semewah dan sedalam lini tengah dan serang mereka.
“Namun, secara keseluruhan 1 gol untuk Kongo menurut saya sudah cukup. Hasil akhir barangkali 3-1 untuk kemenangan Inggris,” katanya yakin.
Melihat komposisi bagan turnamen dengan mengalahkan Kongo, lanjutnya, Inggris akan bertemu dengan pemenang antara Meksiko dan Ekuador.
“Tuan rumah jelas dijagokan dalam babak ini. Jika hasilnya Inggris akan bertemu Meksiko, saya tetap menjagokan Inggris dengan harapan akan bertemu Brazil atau Norwegia di babak selanjutnya,” kata dia lagi.
Dirinya cukup ambisius dengan mengatakan bahwa Inggris akan bertemu Argentina di semi final dan kemudian melaju ke final dengan bertemu salah satu dari Prancis atau Spanyol.
“Sebagai penutup, saya yakin tahun ini akan menjadi tahun dimana sepakbola akan pulang ke rumah, “when the football coming home” dengan Inggris akan keluar sebagai juara turnamen,” pungkas dia.







