Malanginspirasi.com – Kekalahan Australia dari Mesir di babak adu penalti dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 menandai ketiadaan wakil Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tersisa di ajang bergengsi ini.
Sembilan tim delegasi Asia mencatat hasil buruk setelah semuanya dipastikan angkat koper sebelum menyentuh babak 16 besar.
Hasil ini memperpanjang catatan kelam benua terbesar di dunia tersebut di panggung sepak bola global.
Statistik menunjukkan, tidak ada satu pun tim AFC yang mampu memenangkan pertandingan di babak gugur Piala Dunia pria sejak Korea Selatan melakukannya saat menjadi tuan rumah bersama pada 2002 silam.
Bahkan, sejarah mencatat belum pernah ada tim Asia yang memenangkan laga fase gugur Piala Dunia jika turnamen digelar di luar benua Asia.
Ukir Sejarah, Mesir Tempel Maroko Hidupkan Magis Afrika
Sebaliknya, benua Afrika, menorehkan tinta emas di Piala Dunia 2026.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, dua negara asal Afrika berhasil memenangkan pertandingan di babak gugur dalam satu edisi turnamen yang sama.
Baca Juga:
Imigran Asal Maroko Rusuh di Den Haag dan Rotterdam Pasca Timnya Menang Atas Belanda
Keberhasilan ini dipastikan setelah Mesir menyusul jejak Maroko.
Mesir kini menjadi negara Afrika kelima yang mampu menang di fase gugur Piala Dunia, setelah Kamerun (1990), Senegal (2002), Ghana (2010), dan Maroko (2022 & 2026).
Negeri tersebut juga menjadi tim Afrika kedua yang memenangkan drama adu penalti di Piala Dunia, menyamai catatan Maroko saat menumbangkan Spanyol (2022) dan Belanda (2026).







