Malanginspirasi.com – Komisi Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi larangan bertanding 10 pertandingan kepada gelandang tim nasional Argentina, Leandro Paredes. Sanksi diberikan terkait insiden keributan dan kekerasan yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diumumkan pada 21 Agustus 2026, sekitar sebulan setelah laga final yang dimenangkan Spanyol atas Argentina dengan skor 1-0 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat.
Sanksi terhadap Paredes merupakan yang terberat dalam sejarah pelanggaran perilaku di lapangan permainan. Sanksi itu bahkan melampaui hukuman sembilan pertandingan internasional yang pernah diterima Luis Suárez pada Piala Dunia 2014.
Paredes juga dikenai denda sebesar 90.000 dolar AS (sekitar Rp1,4 miliar). Larangan tersebut hanya berlaku untuk pertandingan tim nasional dan tidak memengaruhi penampilannya di klub, Boca Juniors.
Kronologi Insiden
Keributan meletus usai peluit panjang dibunyikan. Menurut laporan, Nahuel Molina terlebih dahulu memukul kapten Spanyol, Rodri Hernandez. Saat Eric García berusaha melerai, Paredes terlibat secara agresif dengan mencekik atau mendorong García serta menjatuhkan Gavi ke tanah. Thiago Almada juga dilaporkan memberikan pukulan. Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala, turut terlibat dalam bentrokan dengan Dani Olmo.
FIFA membuka prosedur disiplin pada akhir Juli 2026. Paredes dikenai tiga tuduhan agresi berdasarkan Pasal 14 ayat 1 huruf i Kode Disiplin FIFA.
Tuduhan serupa juga dilayangkan kepada Molina (dua tuduhan) dan Ayala (satu tuduhan). Adapun beberapa pemain termasuk Gavi dikenai tuduhan perilaku tidak sportif.
Baca Juga:
FIFA Mulai Proses Disipliner Terhadap Argentina
Berikut Selengkapnya Sanksi yang Diberikan FIFA:
- Nahuel Molina: larangan 7 pertandingan dan denda 90.000 dolar AS.
- Roberto Ayala (staf pelatih): larangan 3 pertandingan dan denda 30.000 dolar AS.
- Thiago Almada: larangan 1 pertandingan dan denda 30.000 dolar AS (beberapa laporan menyebut 2 pertandingan).
- Gavi (Spanyol): larangan 1 pertandingan dan denda 30.000 dolar AS.
FIFA have confirmed the following punishments for the fighting that followed Argentina’s World Cup final defeat to Spain in July:
Leandro Paredes—10-match ban and $90k fine
Nahuel Molina—seven-match ban and $90k fine
Thiago Almada—one-match ban and $30k fine
Pablo Martín… pic.twitter.com/vKQ5xOxjjj— B/R Football (@brfootball) August 21, 2026
Selain itu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) didenda 321.000 dolar AS terkait pelanggaran selama turnamen, termasuk spanduk “Malvinas Argentinas” yang diangkat pemain usai mengalahkan Inggris di semifinal.
AFA juga diwajibkan membatasi kapasitas penonton hingga 50 persen pada dua laga kandang berikutnya (sebagian sanksi ditangguhkan dengan masa percobaan). Sebagian denda harus dialokasikan untuk program antidiskriminasi.
Keputusan ini menunjukkan sikap tegas FIFA terhadap kekerasan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Leandro Paredes, yang berusia 32 tahun dan telah memperkuat Argentina dalam sejumlah turnamen besar termasuk Piala Dunia 2022, kini harus absen dalam 10 laga internasional mendatang.








