Curhat Haru Ollie Watkins Setelah Sah Bergabung dengan Al-Hilal

Bola3 views

Malanginspirasi.com – Pemain sepak bola asal Inggris Ollie Watkins mengatakan dia tidak pernah membayangkan atau berniat agar kariernya di Aston Villa “berakhir seperti ini” setelah merampungkan kepindahannya senilai £51 juta atau Rp 1.2 triliun ke Al-Hilal.

Penyerang berusia 30 tahun itu adalah pemegang rekor pencetak gol terbanyak Villa di Premier League dengan 91 gol.

Ia bergabung dengan klub Saudi Pro League tersebut dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Pemain timnas Inggris itu memilih untuk tidak tampil dalam laga pembuka Premier League Villa melawan Brighton akhir pekan lalu.

Ini adalah sebuah tindakan yang menurut Unai Emery telah ia sampaikan permintaan maafnya.

“Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa saya tidak pernah berniat ataupun membayangkan masa-masa saya di Aston Villa akan berakhir seperti ini,” tulis Watkins di media sosial.

Baca Juga:

Negoisasi Transfer Ollie Watkins Alot, Al-Hilal Sodorkan Tawaran Baru ke Aston Villa

“Meski demikian, saya sangat bersyukur atas enam tahun terakhir ini. Pengalaman tersebut tidak hanya membentuk saya sebagai pemain, tetapi juga sebagai pribadi.

“Kami telah melalui begitu banyak pasang surut selama enam musim di sini, namun satu hal yang tidak pernah berubah adalah saya selalu memberikan segalanya untuk klub ini.”

Selama enam tahun di Villa, Watkins memainkan peran krusial dalam kebangkitan klub di bawah asuhan manajer Unai Emery, saat mereka memantapkan diri sebagai penantang rutin posisi enam besar dan menjuarai Liga Europa—trofi Eropa pertama mereka dalam 44 tahun.

Emery mengaku sempat meneteskan air mata saat melepas Watkins dan menyebutsosok yang ia sebut “luar biasa”.

Watkins adalah pemain terakhir dalam serangkaian kepergian pemain Villa musim panas ini, menyusul hengkangnya Morgan Rogers, Ezri Konsa, Youri Tielemans, Lucas Digne, dan Emiliano Martinez.

Di Al-Hilal, Watkins bergabung dengan pemain sayap asal Belanda, Crysencio Summerville.

Summerville juga meninggalkan West Ham setelah klub itu terdegradasi dari Premier League.

Sedangkan pemain sayap Arsenal, Gabriel Martinelli, dijadwalkan bertolak ke Arab Saudi pada hari Selasa untuk menjalani tes medis bersama klub tersebut.

“Mulai dari gol-gol pertama saya dalam kemenangan 7-2 atas Liverpool hingga membawa klub kembali ke kompetisi Eropa, malam-malam Liga Champions di Villa Park hingga malam yang tak terlupakan di Istanbul, serta menjadi pencetak gol terbanyak Villa sepanjang masa di Premier League,” tambahnya.

“Ini adalah pencapaian yang tidak pernah saya bayangkan mungkin terjadi saat saya pertama kali bergabung dengan klub ini.” Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan saya di sini—Dean Smith, Steven Gerrard, dan khususnya Unai Emery—karena selalu memercayai saya.

“Kedua anak saya lahir di sini. melihat mereka melangkah ke lapangan serta menyaksikan Anda semua, para penggemar, meneriakkan nama saya di hadapan mereka dan keluarga saya adalah momen yang akan selalu membekas dalam ingatan saya selamanya.

“Birmingham akan selalu menjadi rumah bagi saya, begitu pula dengan Villa.”

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *