Malanginspirasi.com – Anggota Dewan FIFA asal Jepang, Kozo Tashima, dikabarkan berniat maju sebagai kandidat untuk menantang petahana Gianni Infantino dalam pemilihan presiden badan sepak bola dunia tersebut.
Kabar pencalonan Tashima dilaporkan sejumlah media Jepang pada Kamis, setelah berlangsungnya pertemuan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA).
Surat kabar Asahi menyebut Tashima telah menyampaikan keinginannya untuk mengikuti pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang.
Para anggota dewan JFA bahkan dilaporkan sepakat secara bulat untuk memberikan dukungan kepada Tashima. Kabar serupa juga diberitakan oleh media olahraga Nikkan Sports.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, JFA belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi dari kantor berita Associated Press (AP).
Jika benar maju, Tashima akan menjadi pesaing serius pertama bagi Infantino yang muncul setelah Presiden FIFA tersebut menuai kontroversi pada Juli lalu.
Infantino sebelumnya memicu perdebatan di kalangan sepak bola internasional melalui rencana penjualan sebagian keuntungan Piala Dunia mendatang kepada investor swasta.
Rekam Jejak Tashima
Tashima bukan sosok baru dalam dunia sepak bola.
Pria berusia 68 tahun itu merupakan mantan pemain tim nasional Jepang yang kemudian menjabat sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Jepang.
Ia juga telah menjadi bagian dari jajaran pengambil keputusan FIFA sejak 2015, ketika organisasi tersebut masih dipimpin Sepp Blatter.
Selama berkiprah di lingkungan sepak bola internasional, Tashima dikenal sebagai figur yang dihormati, memiliki kemampuan diplomasi, serta cenderung menjaga profilnya tetap rendah di tengah dinamika politik internal FIFA.
Untuk bisa mengikuti pemilihan, setiap kandidat harus memperoleh dukungan resmi dari sedikitnya lima dari total 211 federasi anggota FIFA. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret di Rabat, Maroko.
Selain mengantongi dukungan federasi, para calon juga diwajibkan melewati pemeriksaan kelayakan oleh panel beranggotakan tiga orang yang ditunjuk FIFA.
Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) disebut tengah memimpin upaya mencari kandidat yang dapat menantang Infantino.
Langkah tersebut dilakukan menjelang batas akhir pendaftaran kandidat pada 18 November.
Munculnya nama Kozo Tashima, persaingan menuju kepemimpinan FIFA kini semakin menarik untuk dicermati.







