Malanginspirasi.com – Suara parau dan hampir hilang sepenuhnya sempat viral ketika Harry Kane diwawancarai BBC Sport pasca-pertandingan melawan Meksiko yang dimenangkan Inggris 3-2 di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Minggu (5 Juli 2026). Kapten Timnas Inggris itu tampak kesulitan berbicara, bahkan suaranya kadang pecah.
Dalam wawancara tersebut, Kane membuka dengan pengakuan jujur: “My voice has gone” (Suara saya hilang). Ia melanjutkan dengan susah payah, “It was a crazy game. We had to fight. We had to find something. I’ve just been singing there, I can’t really talk.”
Wawancara itu ditutup dengan kalimat ikonik, “I’m speechless. I can’t even talk,” sambil tertawa kecil sambil memegang tenggorokannya.
La BBC entrevista a Harry Kane tras el partido.
Harry no tiene voz, pero se las arregla. Es la mejor entrevista del Mundial. pic.twitter.com/TOVUIYGCiF
— Juez Central (@Juezcentral) July 6, 2026
Penyebab utama hilangnya suara Kane bukan karena cedera atau kelelahan fisik semata. Tetapi juga euforia perayaan pasca-laga.
Setelah pertandingan sengit yang dipenuhi drama VAR, kartu merah, dan perjuangan sengit sepanjang laga, Kane bersama rekan-rekan timnya ikut menyanyikan lagu anthem khas Inggris seperti ‘Wonderwall’ milik Oasis bersama ribuan suporter yang memadati stadion.
Pertandingan melawan Meksiko berlangsung sangat sengit. Inggris bermain dengan 10 orang setelah kartu merah, namun gol Kane (penalti) dan brace Jude Bellingham membawa kemenangan tipis 3-2.
Baca Juga:
Penuh Drama, Inggris Singkirkan Meksiko 3-2
Norwegia Usir Brasil dari Piala Dunia FIFA 2026
Kebisingan luar biasa di Stadion Azteca yang terkenal angker itu, ditambah emosi kemenangan yang mengantarkan Inggris ke perempat final melawan Norwegia, membuat suara yang keluar dari tenggorokan Harry Kane benar-benar “habis”.
Suara Kane yang parau saat diwawancarai menunjukkan dedikasi totalnya di laga tersebut. Baik sebagai pemain di lapangan maupun bersorak sorai bersama pendukung Inggris yang hadir langsung di stadion.
Tak heran jika banyak yang memuji striker Bayern Munich tersebut. Menyebutnya sebagai “pahlawan yang kehilangan suaranya demi merayakan kemenangan.”
Ada pula yang menganggapnya sebagai “salah satu wawancara pasca-pertandingan paling lucu sepanjang masa.”
Kelly Somers, pewawancara BBC, pun akhirnya ikut tertawa dan menyarankan Kane untuk istirahatkan suaranya.







