Bagaimana Cara Berkomunikasi dengan Orang Tua yang Suka Membandingkan dan Menghakimi?

3. Pilih Jenis dan Bentuk Komunikasi yang tepat

Sebagai anak, kamu tentu yang paling mengetahui sifat dan kondisi orang tuamu. Sehingga bila biasanya kamu mencoba berkomunikasi secara lisan ternyata hasilnya kurang efektif dan rentan terjadi pertengkaran, ada baiknya coba bentuk komunikasi yang lain.

Seperti misalnya voice note atau rekaman suara. Sehingga kamu bisa lebih rileks dan leluasa untuk menyampaikan cerita dan isi hatimu. Metode ini juga bisa membuatmu lebih tuntas dalam berbicara karena tidak diintervensi oleh orang tua di tengah-tengah ceritamu.

Metode kedua selain lisan tidak langsung adalah tertulis. Kamu bisa mencoba menulis surat untuk orang tua yang berisikan harapan, ucapan terima kasih, uneg-uneg, cerita, masalah, dan lain sebagainya.

4. Jangan Banyak Berharap

Setelah semua usaha yang kamu lakukan untuk terus membangun hubungan baik dengan orang tua, jangan lupa untuk menghargai dan mengapresiasi diri karena tetap mau terus mencoba dan bertumbuh.

Apa pun respon yang diberikan orang tuamu, apakah keadaan akan membaik ataukah tetap sama, setidaknya kamu tahu kalau kamu sudah melakukan hal yang benar dan usaha yang bisa kamu kontrol. Karena kita hanya bisa mengontrol diri sendiri dan tidak bisa mengontrol reaksi, ucapan, dan tindakan orang lain.

Semoga tips ini membantu. Bila kondisimu masih belum membaik dan justru memburuk, cobalah minta bantuan profesional sebelum semuanya semakin parah.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *