Green Chemistry Jadi Produk Inovatif Andalan Departemen Kimia FSTeM UB

Malanginspirasi.com – Departemen Kimia Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB)  menghadirkan sekitar 50 produk inovatif hasil karya mahasiswa dan dosen yang dikembangkan dengan menonjolkan prinsip green chemistry di acara Car Free Day (CFD), Jumat (12/6/2026).

Dalam acara yang rutin berlangsung setiap  Jumat sebagai implementasi program Green Campus tersebut, produk produk tersebut mereka kembangkan lewat perkuliahan Proyek Kimia, Biofuel, Kimia Citarasa, penelitian, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Prinsip Green Chemistry termasuk penggunaan bahan baku terbarukan, pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah, efisiensi energi, pengurangan penggunaan bahan berbahaya, serta penerapan konsep ekonomi sirkular.

Beragam produk yang mereka tampilkan meliputi produk pangan fungsional, biofuel, produk kimia berbasis bahan alam, bahan ramah lingkungan, produk bioteknologi, serta berbagai inovasi lain yang menunjukkan peran ilmu kimia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga:

FK UB Gelar Edukasi Pengasuhan Anak untuk Ketawanggede Sehat dan Tangguh

Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan mahasiswa dan dosen pengembang produk untuk memahami proses pembuatan, manfaat, serta penerapan konsep kimia hijau dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pameran produk, kegiatan ini juga menghadirkan demonstrasi eksperimen sederhana bertema Green Chemistry yang aman, menarik, dan edukatif.

Lewat booth pameran, poster edukasi, demonstrasi produk, konsultasi sains, dan permainan interaktif berhadiah suvenir Kimia UB, masyarakat diajak  mengenal lebih dekat peran ilmu kimia menciptakan solusi bagi berbagai tantangan lingkungan dan sosial.

Kegiatan ini dikunjungi sekitar 100 pengunjung dari kalangan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum dan mendapat respons  sangat positif.

Antusiasme pengunjung terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi demonstrasi, diskusi produk, maupun permainan edukatif yang diselenggarakan sepanjang kegiatan.

Ketua Departemen Kimia FSTeM UB, Anna Safitri, menyampaikan  kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Departemen Kimia untuk menghadirkan sains yang lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa ilmu kimia tidak hanya berkembang di laboratorium dan ruang kelas, tetapi juga dapat menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui sekitar 50 produk yang dipamerkan hari ini, mahasiswa dan dosen menunjukkan bagaimana prinsip Green Chemistry dapat diterapkan untuk menciptakan solusi yang lebih aman, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.

Kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk meningkatkan literasi sains masyarakat sekaligus mendukung program Green Campus Universitas Brawijaya,” ujar Anna Safitri.

Salah satu pengunjung dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Muhammad Iqbal, mengapresiasi kegiatan yang dinilai mampu menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung manfaat penelitian dan inovasi yang dihasilkan di kampus. Produk-produknya sangat menarik dan aplikatif, sementara demonstrasi eksperimennya membuat konsep sains menjadi lebih mudah dipahami. Semoga kegiatan seperti ini semakin sering dilakukan karena sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan literasi sains,” ungkap Muwafarroziqin, dari FK.

Kegiatan ini juga selaras dengan berbagai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being, melalui pengembangan produk yang lebih aman dan ramah lingkungan.
  • SDG 4 – Quality Education, melalui edukasi dan peningkatan literasi sains masyarakat.
  • SDG 7 – Affordable and Clean Energy, melalui pengenalan inovasi biofuel dan energi berkelanjutan.
  • SDG 11 – Sustainable Cities and Communities, melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup berkelanjutan, dan
  • SDG 13 – Climate Action, melalui pengurangan dampak lingkungan dari proses dan produk kimia.

Lewat kegiatan “Bringing Science Closer to the Society: Green Chemistry for Green Society”, Departemen Kimia FSTeM UB berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung program Green Campus sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan 12 Prinsip Green Chemistry dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, inovasi sains tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi dapat menjadi penggerak terwujudnya Green Society yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *