Kunjungi MAN 2 Malang, Wamendag: Sekolah Garuda dan SDM Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

Malanginspirasi.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan program prioritas nasional Sekolah Garuda yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, B.A., M.Sc, saat kunjungan kerja dan memberikan pengarahan di MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Dr. Eko Sri Yuliadi, serta Kepala MAN 2 Kota Malang Drs. H. Samsudin, M.Pd.

Dalam kesempatan itu, Wamendag menyoroti posisi Indonesia yang tengah berada di puncak bonus demografi, dengan sekitar 68 persen penduduk berusia produktif.

Kondisi ini, menurutnya, perlu dimanfaatkan secara maksimal melalui peningkatan kualitas pendidikan, pemenuhan gizi, dan layanan kesehatan dasar.

“Sekolah Garuda ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dilandasi perhatian besar terhadap masa depan generasi muda. Pemerintah menargetkan hingga tahun 2029 mendatang akan terbangun sekitar 100 Sekolah Garuda secara merata dari Sabang sampai Merauke,” ujar Wamendag.

Ia menambahkan, penyiapan SDM unggul tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah. Tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung mampu mencetak pelajar yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Wamendag turut mengapresiasi berbagai prestasi siswa-siswi MAN 2 Kota Malang yang telah menorehkan capaian hingga ke tingkat mancanegara.

Baca Juga:

Ahmad Kautsar Al Ramadhani, Siswa MAN 2 Kota Malang Raih Medali Perunggu IchO di Uzbekistan

Bangun Karakter dan Anti-Perundungan

Di hadapan ratusan siswa, Wamendag Dyah Roro memberikan motivasi sekaligus pembekalan karakter. Ia menekankan bahwa capaian akademik yang tinggi harus diimbangi dengan budi pekerti, sopan santun, serta lingkungan belajar yang bebas dari perundungan (bullying).

Wamendag turut membagikan tiga resep sukses meraih cita-cita dan menembus perguruan tinggi terkemuka dunia. Ketiga resep sukses tersebut adalah: mengawali hari dengan rasa syukur, proaktif dalam mengambil peluang belajar, serta berani keluar dari zona nyaman agar dapat terus bertumbuh.

Namun, ia mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual dan nilai akademis yang baik tidak akan sempurna tanpa ditopang kecerdasan emosional (emotional quotient/EQ) dan integritas moral. Ia meminta agar interaksi antarsiswa senantiasa dilandasi rasa saling menghormati, serta kakak kelas membimbing adik kelasnya tanpa ada lagi tindakan perundungan.

“Keberhasilan masa depan sangat ditentukan oleh bagaimana kita mampu bekerja sama dan menghargai keberagaman,” tegasnya.

Dorong Kewirausahaan Sejak Sekolah Menengah

Usai meninjau potensi industri kecil berorientasi ekspor dan bersilaturahmi dengan civitas akademika MAN 2 Kota Malang, Wamendag menegaskan bahwa penguatan literasi kewirausahaan perlu didorong sejak tingkat sekolah menengah.

Menurutnya, SDM berdaya saing tinggi menjadi kunci utama menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional tetap di atas lima persen.

“Ketika SDM kita unggul dan berdaya saing, dampak instannya adalah peningkatan produktivitas yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, kita ingin mendorong lahirnya wirausahawan-wirausahawan muda baru dari lingkungan sekolah,” jelas Wamendag.

Kementerian Perdagangan berencana memperluas program pembekalan kewirausahaan agar menjangkau institusi pendidikan menengah. Mengikuti model program Campuspreneur yang selama ini berjalan di tingkat perguruan tinggi.

Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang mandiri, kreatif, dan siap bersaing di pasar global.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *