Malanginspirasi.com – Sasana Omuaythai Malang tak hanya menggunakan cabang olahraga Muay Thai sebagai sarana kebugaran fisik, tetapi juga fokus pada bentuk perlindungan diri efisien dan praktis.
Pemilik sekaligus instruktur di Omuaythai Malang, Hendiq Catur menyampaikan bahwa ia ingin memperkenalkan muay thai sebagai olahraga andal.
“Muay Thai merupakan olahraga bela diri yang sederhana, efektif, dan sangat relevan dalam dunia fighting. Cabor ini mengandalkan teknik yang praktis serta dapat diterapkan dalam berbagai situasi,” ujar Hendiq kepada wartawan Malang Inspirasi.

Perjalanan Hendiq di dunia Muay Thai bermula lebih dari dua dekade lalu.
Ia pertama kali mengenal seni bela diri ini pada tahun 2002 dengan tujuan yang terbilang sederhana, yakni belajar cara melindungi diri.
Kecintaannya yang mendalam terhadap Muay Thai mendorongnya untuk melangkah lebih jauh.
Hendiq memutuskan untuk menekuni bidang ini secara profesional.
Ia mendirikan sasana Omuaythai yang saat ini berlokasi di Kapi Minda, Sawojajar 2 sebagai wadah berlatih sekaligus tempat berbagi ilmu kepada masyarakat.
Konsistensi dan Hubungan Kekeluargaan Jadi Kunci Utama
Membangun sasana bela diri tentu bukan tanpa hambatan.
Hendiq mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapinya saat ini terletak pada aspek promosi dan edukasi kepada masyarakat luas.

Untuk menjangkau calon anggota baru, Omuaythai aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana informasi utama.
Kendati demikian, Hendiq percaya bahwa bentuk promosi terbaik tetap lahir dari kepuasan para anggotanya sendiri.
Baca Juga:
Asyiknya Berolahraga Malam di Mini Soccer Prila, Poncokusumo
Komitmen Ginanjar Yoni Wardoyo Dongkrak Prestasi Olahraga di Kota Malang
“Konsistensi dalam memberikan kualitas latihan dan hasil yang baik akan menjadi promosi terbaik melalui rekomendasi dari para anggota (word of mouth),” tuturnya optimis.
Di tengah gempuran tren kebugaran yang dinamis, Omuaythai tetap teguh mempertahankan pendekatan yang berfokus pada kualitas pembinaan.
Ia berupaya menciptakan suasana latihan yang nyaman, berazaskan kekeluargaan, namun tetap menjunjung tinggi kedisiplinan.
Komunikasi yang terjalin erat antara instruktur dan anggota membuat para penggiat Muay Thai di tempat ini merasa menjadi bagian dari sebuah keluarga besar.
Porsi Latihan Terstruktur dan Pembentukan Karakter
Di Omuaythai, setiap sesi dirancang dengan sistem yang padat dan terstruktur.
Latihan dimulai dengan pemanasan fisik, dilanjutkan dengan penguasaan teknik dasar dan kombinasi serangan.
Para anggota juga dibekali latihan fisik untuk meningkatkan kekuatan serta daya tahan, dilanjutkan dengan sesi praktis menggunakan pad atau samsak, hingga simulasi pertandingan (sparring) yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing.
Sesi kemudian ditutup dengan pendinginan dan evaluasi.
Namun bagi Hendiq, penguasaan teknik bertarung hanyalah sebagian dari esensi Muay Thai. Pembentukan mentalitas jauh lebih krusial.
“Selain kemampuan teknik, saya menanamkan nilai disiplin, kerja keras, rasa hormat kepada pelatih dan sesama atlet, serta mental pantang menyerah. Karakter yang baik sama pentingnya dengan kemampuan bertanding,” tegasnya.
Misi Sederhana untuk Manfaat yang Nyata
Menatap masa depan, Hendiq memilih untuk tidak muluk-muluk. Fokus utamanya adalah menjaga konsistensi dalam mengajar menggunakan metode yang telah terbukti efektif.
Ia berharap Omuaythai di Sawojajar terus berkembang dan menjadi sarana yang bermanfaat bagi masyarakat Malang, baik bagi mereka yang ingin sekadar menjaga kebugaran maupun atlet yang mengejar prestasi.
“Target saya adalah menjaga kualitas pembinaan dan memberikan manfaat bagi setiap orang yang berlatih di sini. Harapannya semakin banyak masyarakat yang mengenal, mencintai Muay Thai, dan para atlet binaan mampu meraih prestasi sesuai potensi masing-masing,” pungkasnya.







