Malanginspirasi.com – Universitas Brawijaya (UB) melalui Program Dosen Berkarya Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pengembangan teknologi pengeringan beku (freeze drying) untuk menghasilkan tepung fungsional berbasis bahan alam melalui kolaborasi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) di bawah naungan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Batu.
Berlangsung pada Juni hingga Oktober 2026 ini , kegiatan ini mengusung judul “Pengembangan Teknologi Freeze Drying Melalui Variasi Pre-Treatment Dalam Produksi Tepung Berbasis Bahan Alam”.
Ketua kegiatan ini adalah oleh Dr. Retno Damayanti, STP., MP., dosen Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya, dengan melibatkan Yossi Hendrawan Saraswanto, ST., selaku Ketua PLUT KUMKM Kota Batu sebagai mitra kegiatan.
Fokus program ini adalah pada penerapan teknologi freeze drying untuk mengolah kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) menjadi tepung fungsional yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku alternatif industri pangan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, mendukung inovasi teknologi pengolahan pangan, serta membuka peluang pengembangan produk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Batu.
Teknologi freeze drying merupakan metode pengeringan yang dilakukan dengan membekukan bahan terlebih dahulu, kemudian mengurangi kandungan air melalui proses sublimasi pada kondisi tekanan rendah.
Metode ini berpotensi mempertahankan karakteristik fisik, warna, serta komponen bahan yang sensitif terhadap panas dibandingkan dengan metode pengeringan konvensional.
Dalam kegiatan Dosen Berkarya 2026, teknologi ini diterapkan pada dua komoditas yang memiliki potensi pengembangan, yaitu kulit buah naga dan jamur tiram.
Kulit buah naga merupakan hasil samping pengolahan buah yang masih belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun memiliki potensi kandungan serat pangan, pigmen alami betalain, dan senyawa bioaktif.
Sementara itu, jamur tiram merupakan komoditas pangan bergizi yang memiliki sifat mudah rusak sehingga memerlukan teknologi pengolahan untuk meningkatkan kemudahan penyimpanan dan pemanfaatannya.
Melalui proses pengeringan beku, kedua bahan tersebut diolah menjadi tepung yang berpotensi digunakan dalam formulasi berbagai produk pangan, seperti biskuit, mi, makanan ringan, dan produk pangan inovatif lainnya.
Salah satu capaian penelitian adalah pengembangan proses produksi tepung kulit buah naga melalui optimasi perlakuan pendahuluan berupa blanching dan pemotongan bahan (slicing) sebelum pengeringan beku.
Kombinasi perlakuan blanching dan slicing memberikan pengaruh terhadap rendemen dan karakteristik warna tepung kulit buah naga. Kombinasi blanching dan slicing menghasilkan intensitas warna merah tertinggi.
Hasil ini menunjukkan bahwa perlakuan pendahuluan berperan penting dalam menghasilkan tepung dengan karakteristik warna yang lebih baik.
Pengembangan teknologi ini membuka peluang pemanfaatan kulit buah naga sebagai bahan baku pangan bernilai tambah, sekaligus mendukung upaya pengurangan limbah organik melalui pendekatan ekonomi sirkular.
Selain kulit buah naga, tim Dosen Berkarya juga mengembangkan tepung jamur tiram putih melalui penerapan teknologi freeze drying dengan berbagai perlakuan pendahuluan.
Tepung jamur tiram memiliki potensi sebagai bahan pengayaan protein dan komponen gizi lainnya dalam berbagai produk pangan.
Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi kandungan fungsional, keamanan pangan, dan kesesuaian produk dengan kebutuhan industri.
Baca Juga:
Tim SAINTEKPRENEUR FST UIN Malang Timba Ilmu Pengelolaan Bisnis Mahasiswa ke FTAB UB
Pelaksanaan kegiatan Dosen Berkarya di PLUT KUMKM Kota Batu merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat pemanfaatan hasil penelitian bagi pengembangan usaha.
Di bawah koordinasi Dr. Retno Damayanti, STP., MP., kegiatan ini diarahkan pada pengembangan proses pengolahan berbasis teknologi freeze drying yang dapat menjadi dasar penerapan teknologi pengolahan pangan bernilai tambah.
Sementara itu, keterlibatan Yossi Hendrawan Saraswanto, ST., selaku Ketua PLUT KUMKM Kota Batu, memperkuat hubungan antara kegiatan penelitian dengan kebutuhan pengembangan kapasitas usaha dan inovasi produk bagi UMKM.
Sebagai pusat layanan pengembangan usaha, PLUT KUMKM Kota Batu memiliki peran strategis dalam menjembatani pemanfaatan teknologi hasil penelitian dengan kebutuhan pelaku usaha, khususnya pada sektor pengolahan pangan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong transfer pengetahuan, pengembangan keterampilan teknis, serta pemanfaatan teknologi pengolahan bahan alam sebagai peluang diversifikasi produk UMKM.
Kegiatan Dosen Berkarya Tahun 2026 tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi di tingkat penelitian, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang hilirisasi inovasi menuju penerapan industri.
Pengembangan tepung kulit buah naga dan tepung jamur tiram melalui teknologi freeze drying diharapkan menjadi dasar pengembangan bahan baku fungsional yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai formulasi pangan.
Ke depan, kedua jenis tepung tersebut berpotensi dikombinasikan untuk menghasilkan produk pangan inovatif dengan memanfaatkan karakteristik masing-masing bahan.
Namun, pengembangan menuju skala industri masih memerlukan pengujian lanjutan terkait komposisi optimal, keamanan pangan, konsistensi mutu, umur simpan, serta efisiensi proses produksi.
Melalui kerja sama antara Universitas Brawijaya dan PLUT KUMKM Kota Batu, hasil penelitian diharapkan tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat menjadi landasan pengembangan teknologi yang aplikatif dan relevan bagi kebutuhan masyarakat serta dunia usaha.
Program Dosen Berkarya Tahun 2026 ini menjadi salah satu wujud kontribusi Universitas Brawijaya dalam mendukung inovasi teknologi pangan, peningkatan nilai tambah komoditas lokal, dan penguatan daya saing UMKM melalui kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Kota Batu.
Kegiatan Dosen Berkarya Tahun 2026 ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi freeze drying; SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan hasil samping pertanian menjadi produk bernilai tambah; SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan potensi inovasi dan daya saing UMKM; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara Universitas Brawijaya dan PLUT KUMKM Kota Batu.
Selain itu, kegiatan ini berpotensi mendukung SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui diversifikasi bahan pangan dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penelitian pengembangan bahan baku pangan fungsional.
Dengan demikian, program ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap penguatan inovasi teknologi pangan, pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan, dan peningkatan kapasitas industri pangan berbasis UMKM.







