Ketum LPKAN Indonesia dan Direktur LKHAI Ajak 150 Jamaah Gelar Istighosah Kubro

Peristiwa13 views

Malamginspirasi.com – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (DPP LPKAN) Indonesia bersama Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) menggelar Istighosah Kubro dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara.

Hal ini didorong keprihatinan terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 5 November 2026, pukul 15.00 WIB atau setelah salat Asar tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Indonesia dijauhkan dari berbagai persoalan, bencana, perpecahan, serta krisis multidimensi.

Ketua Umum DPP LPKAN Indonesia, R. Mohammad Ali Zaini, menyampaikan  kegiatan tersebut merupakan bentuk keprihatinan sekaligus ikhtiar spiritual di tengah beragam persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari seluruh komponen bangsa.

Menurutnya, persoalan ekonomi, ketidakadilan hukum, kerusakan lingkungan, hingga berbagai persoalan sosial dan moral menjadi tantangan yang tidak bisa dihadapi hanya melalui pengawasan, advokasi, maupun gerakan sosial.

Ada empat persoalan utama yang menjadi perhatian LPKAN Indonesia dan LKHAI.

Pertama, kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait daya beli, kenaikan harga kebutuhan pokok, pemutusan hubungan kerja (PHK), serta keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, persoalan beban perpajakan yang dirasakan masyarakat juga menjadi salah satu perhatian.

Kemudian persoalan penegakan hukum dan keadilan.

Kedua lembaga tersebut menyoroti berbagai perkara hukum yang menjadi perhatian publik, dugaan praktik korupsi, mafia tanah, mafia pertambangan, mafia pangan, serta kejahatan lingkungan. Mereka berharap penegakan hukum dapat berjalan secara transparan, adil, dan tidak diskriminatif.

Ketiga, persoalan lingkungan dan bencana ekologis, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, banjir, kekeringan, hingga kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali.

Keempat, persoalan sosial, moral, dan ketahanan keluarga, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, stunting, serta tantangan akses pendidikan dan kesehatan.

“Coba kita jujur, Boss. Mau dibawa ke mana bangsa ini kalau pajak terus mencekik rakyat kecil, sementara korupsi triliunan dibiarkan? Kalau petani dan nelayan menangis karena pupuk langka dan BBM mahal, tetapi mafia-mafia berpesta pora? Kalau hukum bisa dibeli? Kita sudah ikhtiar secara konstitusi, sekarang saatnya kita sujud bersama,” tegas R. Mohammad Ali Zaini dalam keterangan pers di Surabaya, Senin (2/11/2026).

Baca Juga:

Sri Untari Pimpin Doa Bersama Lintas Agama di Kopmen SBW Malang, Mohonkan Hujan dan Keselamatan Alam

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Istighosah Kubro juga menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Karena itu, ikhtiar lahiriah perlu diiringi dengan doa dan kepasrahan kepada Allah SWT.

“Di flayer kami, logo LPKAN dan LKHAI kami kecilkan, Asma Allah kami besarkan sebesar-besarnya. Karena kami sadar, kami ini kecil, hanya Allah yang Maha Besar yang bisa menyelamatkan bangsa ini,” ungkapnya.

LKHAI: Doa sebagai Ikhtiar Spiritual untuk Bangsa

Senada dengan hal tersebut, Direktur LKHAI, Mohammad Syarifudin Abdillah, menyampaikan bahwa Istighosah Kubro merupakan bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Ia berharap melalui doa bersama tersebut, masyarakat Indonesia senantiasa diberikan perlindungan, keberkahan, serta kekuatan untuk menghadapi berbagai persoalan.

“Ini adalah Istighosah Kubro, memohon pertolongan dengan sekuat-kuatnya. Kita akan berdoa agar Allah SWT mengangkat segala kesulitan ini. Agar pajak yang mencekik rakyat kecil diganti dengan keberkahan rezeki, agar hukum kembali adil, agar para pemimpin diberi hidayah dan amanah, serta agar bangsa ini dijauhkan dari bencana, perpecahan, dan kehancuran,” ujar Mohammad Syarifudin Abdillah.

Dalam kegiatan tersebut, LKHAI turut melibatkan jajaran pengurus, di antaranya Otto, SH, Andre, SH, Rouli, SH, dan Icha SE. Kehadiran para pengurus diharapkan memperkuat sinergi kedua lembaga dalam mengajak masyarakat berpartisipasi pada kegiatan doa bersama.

Konfirmasi Kehadiran 150 Jamaah

Sementara itu, Ketua OKK DPP LPKAN Indonesia sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Sugiharto, SE., M.Si., menyampaikan bahwa respons masyarakat terhadap rencana kegiatan tersebut cukup besar.

Sedikitnya 150 jamaah dari berbagai kalangan telah mengonfirmasi kehadiran kepada panitia.

Peserta yang direncanakan hadir berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, kiai, habaib, tokoh masyarakat, advokat, akademisi, mahasiswa, pemuda, buruh, petani, nelayan, hingga ibu-ibu majelis taklim dari berbagai wilayah.

Menurut Sugiharto, keterlibatan berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap keselamatan bangsa merupakan tanggung jawab bersama, tanpa memandang latar belakang maupun profesi.

Panitia juga mengimbau seluruh peserta untuk membawa sajadah serta mengenakan pakaian yang sopan, rapi, dan islami.

Mengajak Masyarakat Bersatu dalam Doa untuk Indonesia

Melalui kegiatan Istighosah Kubro ini, LPKAN Indonesia dan LKHAI berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga keselamatan bangsa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Doa bersama tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi sosial, ekonomi, hukum, dan lingkungan di Indonesia.

Bagi kedua lembaga, ikhtiar spiritual ini bukan berarti mengesampingkan upaya nyata melalui jalur konstitusional. Sebaliknya, doa diharapkan berjalan beriringan dengan pengawasan, advokasi, kepedulian sosial, dan tindakan nyata untuk mewujudkan keadilan serta kesejahteraan masyarakat.

Jadwal Istighosah Kubro dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara:

– Hari: Kamis, 5 November 2026
– Waktu: Pukul 15.00 WIB (setelah salat Asar)
– Agenda: Istighosah Kubro dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara
– Penyelenggara: DPP LPKAN Indonesia bersama LKHAI

Dengan mengajak 150 jamaah dan berbagai elemen masyarakat, LPKAN Indonesia dan LKHAI berharap lantunan doa yang dipanjatkan bersama menjadi bagian dari ikhtiar untuk Indonesia yang lebih aman, adil, damai, dan sejahtera.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *