Malanginspirasi.com – Di tengah suasana persiapan yang semakin intens jelang pertandingan beregu Asian Games Aichi-Nagoya 2026, dua nama muda muncul sebagai pemimpin skuad bulutangkis Indonesia. Amri Syahnawi dipercaya memimpin tim beregu putra, sementara Siti Fadia Silva Ramadhanti mengemban amanah yang sama di sisi putri.
Penunjukan keduanya bukan keputusan sepihak pelatih atau pengurus. Amri dan Fadia terpilih melalui mekanisme voting di grup WhatsApp yang beranggotakan seluruh pemain putra, putri, hingga jajaran pelatih.
Hasilnya cukup mengejutkan, terutama bagi Fadia.
“Pas saya lihat hasil votingnya kaget juga, kok ada 15 suara padahal tim putri hanya 10 orang. Ternyata pemain-pemain cowok dan pelatih juga voting untuk saya,” ujarnya.
Sementara Amri, yang berusia 27 tahun, mengaku sempat merasa sungkan. Skuad putra masih dihuni nama-nama senior seperti Jonatan Christie dan Fajar Alfian.
“Awalnya memang agak gugup, agak tidak enak. Tapi lama-lama sudah di sini kami sering bareng, jalan dan makan bareng, ternyata suasananya semua cair. Bonding di tim juga cukup baik,” katanya.
Bagi Amri, ini merupakan pengalaman pertama menjadi kapten dalam ajang beregu.
Tak Bedakan Senior-Junior
Keduanya menyampaikan pesan yang sama. Tidak ada lagi sekat senior-junior.
“Saya sebagai kapten terus berpesan untuk semua agar membaur, kompak, dan tidak ada istilah senior-junior. Kita di sini satu untuk Indonesia,” tegas Fadia.
Amri menambahkan harapannya agar tim putra bisa membawa pulang medali emas. Adapun Fadia menekankan agar rekan-rekannya tetap semangat dan tidak takut menghadapi siapa pun.
Bukan hanya tampil di lapangan, tetapi juga menjaga semangat dan soliditas 20 pemain yang akan berjuang demi Merah Putih di tanah Jepang.
Baca Juga:
Tim bulutangkis Indonesia tiba di Nagoya pada Kamis (17/9/2026) dan langsung menempati hotel yang disediakan. Karena tidak ada kampung atlet, seluruh kontingen menginap di kota yang sama.
Jarak menuju arena di Ichinomiya City Municipal Gymnasium sekitar 27 kilometer atau 40 menit perjalanan. Nomor beregu dijadwalkan bergulir 20–24 September. Dilanjutkan nomor perorangan 25–29 September.
Amri, spesialis ganda campuran yang berpasangan dengan Nita Violina Marwah, dan Fadia, yang di ajang ini akan berduet dengan Nikolaus Joaquin di sektor yang sama, kini membawa tanggung jawab lebih besar.







