Malanginspirasi.com – Iker Casillas, legenda Real Madrid dan Timnas Spanyol, secara terbuka mendukung kembalinya Xabi Alonso sebagai pelatih utama Los Blancos. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara presentasi liputan El Clásico yang digelar Movistar di Espai Movistar, Plaza Catalunya.
Casillas, yang tampil bersama Carles Puyol dalam acara tersebut, dimintai pendapat soal masa depan pelatih Real Madrid yang kini diisi secara interim oleh Álvaro Arbeloa.
Tanpa ragu, ia menyatakan menginginkan Alonso kembali ke Santiago Bernabeu.
“Saya akan mendatangkan lagi Xabi Alonso. Bagi saya, ia adalah pelatih ideal untuk Real Madrid, pelatih sempurna yang memberikan kontinuitas dan kepercayaan,” ujarnya.
Mantan kiper dan kapten Real Madrid itu menegaskan argumennya dengan menyinggung prestasi Alonso bersama Bayer Leverkusen.
“Saya ingin Xabi Alonso dilanjutkan. Ia telah memberikan kesuksesan kepada (Bayer) Leverkusen. Kalau Anda terus bertanya, saya akan katakan bahwa pelatih ideal yang pernah dimiliki Madrid adalah Xabi Alonso,” kata Casillas.
Casillas juga mengingatkan beratnya beban seorang pelatih di klub sebesar Real Madrid.
“Ketika mengambil keputusan, tidak selalu semuanya berjalan baik. Kita juga harus menganalisis, misalnya, ketika keputusan memecat Rafa Benítez diambil, lalu bagaimana semuanya berjalan setelah itu. Hasil sepak bola ditentukan oleh hari ke hari,” ucapnya.
Xabi Alonso, mantan gelandang andalan Real Madrid, ditunjuk sebagai pelatih tim utama pada 2025. Namun, setelah start yang tidak stabil dan hasil mengecewakan, klub memutuskan untuk memecatnya pada pertengahan Januari 2026 setelah hanya 233 hari menangani tim.
Selepas kepergian Alonso, Real Madrid dilanda ketidakstabilan, termasuk isu-isu internal di ruang ganti. Salah satunya yang mencuat adalah perseteruan antara Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni.
Sentil Manajemen
Pernyataan Casillas ini diutarakan menjelang El Clasico di kandang Barcelona, Senin (11/5/2026). Banyak yang kemudian menilainya sebagai kritik terselubung terhadap manajemen klub saat ini serta seruan untuk memberikan kesempatan lebih panjang pada proyek jangka panjang.
Pernyataan Casillas ini juga langsung menjadi sorotan media Spanyol maupun internasional karena terang-terangan menginginkan “kesempatan kedua” bagi Alonso. Sebagian melihatnya sebagai bentuk loyalitas terhadap rekan lama, meski pernah ada ketegangan di antara mereka saat masih aktif bermain.
Menariknya, mantan kiper berusia 44 tahun itu enggan berkomentar soal kemungkinan baliknya Jose Maurinho yang pernah menangani Madrid 2010-2013. Casillas hanya menegaskan pilihannya tetap pada Xabi Alonso.







