Tak Digaji 3 Bulan di Klubnya, Pemain Asing Eduardo Barbosa Pamit Hanya Bawa Kresek Merah

Malanginspirasi.com – Nasib miris dialami gelandang asal Portugal Eduardo Barbosa di Liga Indonesia. Pemain berusia 23 tahun itu memilih pulang ke kampung halaman setelah diduga tidak menerima gaji selama beberapa bulan dari klub PSBS Biak.

Dalam video yang viral di media sosial pada awal Mei 2026, Barbosa terlihat berpamitan dengan rekan-rekan timnya di mess pemain. Ia membawa sebuah plastik kresek merah sederhana, menjadi simbol kesederhanaan sekaligus kekecewaan atas kondisi keuangan yang dialaminya.

Barbosa bergabung dengan PSBS Biak pada Juli 2025 dari klub Portugal Vilaverdense FC. Sepanjang musim 2025/2026, ia mencatatkan 27 penampilan, 2 gol, dan 1 assist sebagai gelandang tengah. Kontraknya baru berakhir Juni 2026.

Menurut informasi yang beredar, PSBS Biak diduga menunggak gaji pemain dan staf 2,5 hingga 3 bulan. Kondisi ini turut berkontribusi terhadap penurunan performa tim yang berujung pada degradasi dini ke kasta kedua.

PSBS Biak menjadi tim pertama yang terdegradasi dari BRI Super League musim ini setelah menelan kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya.


Kasus ini menuai kritik tajam terhadap manajemen klub. Banyak pihak menilai pengorbanan pemain asing yang meninggalkan keluarga demi mencari nafkah di Indonesia tidak dihargai dengan baik. Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) disebut telah menerima laporan terkait tunggakan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari manajemen PSBS Biak mengenai penyelesaian hak Barbosa dan pemain lain. PSSI juga belum memberikan pernyataan terbaru terkait polemik ini.

Kasus Eduardo Barbosa kembali menyoroti masalah klasik di sepak bola Indonesia. Ketidakprofesionalan manajemen klub yang kerap merugikan pemain, terutama pemain asing dengan latar belakang non-bintang. Situasi ini berpotensi menurunkan minat talenta asing untuk berkarier di liga domestik.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *