Makin Seru! Dua Tim Sudah Tersingkir dari Babak 32 Besar Piala Dunia FIFA 2026

Malanginspirasi.com – Jerman, juara empat kali, tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah kalah dari Paraguay dalam adu penalti yang menegangkan setelah berakhir 1-1 di babak perpanjangan waktu.

Sebelumnya, Jepang juga menyerah atas Brasil dengan skor 2-1.

Penyerang Arsenal, Kai Havertz, dan Nick Woltemade dari Newcastle sama-sama gagal mencetak gol dari titik penalti karena tendangan mereka ditepis oleh kiper Orlando Gill.

Namun, Paraguay dua kali melewatkan kesempatan untuk lolos, ketika tendangan Antonio Sanabria melenceng dan upaya Fabian Balbuena dihentikan oleh kiper berusia 40 tahun, Manuel Neuer.

Namun, di babak sudden death, tendangan Jonathan Tah melambung tinggi untuk Jerman sebelum bek Jose Canale mencetak gol penentu untuk membawa Paraguay lolos dengan skor 4-3 melalui adu penalti.

Hasil akhir ini kontroversial mengingat Jonathan Tah sempat mencetak gol di babak perpanjangan waktu namun dianulir wasit.

Baca Juga:

Dari Buruh Pabrik Jadi Bintang Timnas Jerman di Piala Dunia FIFA 2026, Ini Perjalanan Keren Deniz Undav

Happy Ending Grup F Piala Dunia FIFA 2026: Swedia Paling Bahagia, Calon Lawan Jepang dan Belanda Ngeri

Kemenangan Susah Payah Brasil Atas Jepang

Brasil memang unggul 2-1 atas Jepang namun pengamat mempertanyakan bagaimana Samurai Blue unggul terlebih dahulu dan mempertahankan keunggulan cukup lama.

Bagi tim yang belum pernah bangkit dari ketertinggalan untuk memenangkan pertandingan babak gugur Piala Dunia sejak 2002, Brasil tidak terlihat moncer.

Namun tak perlu diragukan lagi, Carlo Ancelotti adalah seorang pemenang sejati.

Rekor lima kemenangan Liga Champions sebagai manajer, trofi di kelima liga utama Eropa.

Namun ini adalah pekerjaan internasional pertamanya dan pelatih asal Italia ini adalah pelatih asing pertama Brasil di Piala Dunia, jadi pastinya dia sedikit khawatir setelah 45 menit pertama.

“Saya yakin dengan tim kami,” katanya setelah kemenangan atas Jepang.

Pada tahap itu, tentu saja, Ancelotti telah merancang kemenangan comeback pertama Brasil dalam pertandingan babak gugur Piala Dunia sejak mengalahkan Turki di semifinal sekitar 24 tahun yang lalu.

Brasil terhindar dari krisis dan akan melawan Pantai Gading atau Norwegia.

Namun tidak diragukan lagi bahwa dibutuhkan ketenangan dari pelatih berusia 67 tahun itu untuk bisa lanjut ke babak selanjutnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *