Malanginspirasi.com – Major League Soccer (MLS) menjatuhkan denda kepada Lionel Messi, kapten Inter Miami, setelah ia terlibat insiden dengan pemain Philadelphia Union, Quinn Sullivan. Keputusan Komite Disiplin MLS diumumkan Jumat, waktu setempat, menyusul laga yang berakhir imbang 2-2 di Subaru Park, Chester, Pennsylvania, pada Rabu malam.
Menurut liga, Lionel Messi melanggar kebijakan MLS terkait kontak tangan ke wajah, kepala, atau leher lawan.
Dalam cuplikan rekaman video, Messi terlihat menepuk atau lebih tepatnya menampar bagian belakang leher Sullivan saat keduanya saling beradu mulut di menit-menit akhir. Wasit Filip Dujic yang saat itu membelakangi kejadian langsung mendekat untuk memisahkan kedua pemain, namun tidak mengeluarkan kartu.
Denda yang dijatuhkan kepada Messi tidak diungkapkan nilainya.
Rekan setimnya, bek Ian Fray, juga dikenai sanksi serupa karena kontak ke area kepala/leher dalam insiden terpisah yang melibatkan Sullivan di area penalti.
Laga itu sendiri berlangsung penuh ketegangan. Messi mencetak gol pertamanya sejak meninggalnya ayahnya, Jorge Messi, sekaligus menyumbang assist.
Baca Juga:
Bikin Kericuhan di Final Piala Dunia 2026, FIFA Beri Sanksi Leandro Paredes 10 Pertandingan
Di injury time, keributan lebih besar meletus. Yannick Bright (Inter Miami) dan Cavan Sullivan (adik Quinn, yang juga sama-sama memperkuat Philadelphia Union) diganjar kartu merah. Hanya saja, panel independen MLS kemudian membatalkan kartu merah dan suspensi Cavan Sullivan setelah banding dikabulkan.
Insiden Messi-Sullivan menjadi menarik karena tidak langsung dihukum di lapangan, namun kemudian ditinjau ulang oleh komite disiplin.
Meski hanya didenda dan tidak diganjar larangan bertanding, kasus ini menambah catatan disiplin Messi di MLS. Inter Miami harus menerima hasil imbang di tengah suasana yang memanas hingga peluit akhir.







